-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Tujuh Orang Tewas Dalam Serangan di Kamp Pengungsian Rohingya

Pandangan umum tentang kamp pengungsi Rohingya di distrik Cox's Bazar, Bangladesh [Gambar/Anadolu Agency]
Pandangan umum tentang kamp pengungsi Rohingya di distrik Cox's Bazar, Bangladesh [Gambar/Anadolu Agency]

DOXTIMES.COM – Tujuh orang dikabarkan tewas dalam aksi penyerangan di sebuah kamp pengungsian Rohingya di perbatasan Bangladesh-Myanmar, kata pihak kepolisian.

Para pelaku penyerangan menembak beberapa orang menggunakan senjata api hingga tewas dan menikam menggunakan pisau, kata seorang kepala Polisi pada hari Jumat.

Empat orang dilaporkan tewas ditempat dan tiga lainnya meninggal di sebuah rumah sakit di kamp Balukhali. Belum ada laporan lebih lanjut tentang berapa banyak orang yang terlaku dalam kejadian tersebut.

“Kami menangkap satu penyerang segera setelah insiden itu terjadi,” kata kepala polisi, Shihab Kaisar Khan.

“Pria itu ditemukan dengan pistol, enam butir amunisi dan pisau,” tambahnya.

Penembakan itu terjadi di tengah ketegangan kamp-kamp yang menampung lebih dari 900.000 pengungsi dari Myanmar, setelah seorang pemimpin komunitas Rohingya tewas tertembak di luar kantor di kamp tiga Minggu yang lalu.

Baca juga:  Lebih dari 200 Orang Tewas di Wilayah Oromia Ethiopia

Menteri Dalam Negeri, Asaduzzaman Khan Kamal mengatakan bahwa “aturan akan dibuat untuk meningkatkan keamanan” di kamp Rohingya di distrik Cov’s Bazar.

“Dukungan tenaga dan logistik dari lembaga penegak hukum akan diberikan untuk meningkatkan keamanan,” katanya.

Kamal mengatakan pembangunan pagar kawat berduri di kamp sedang dalam tahap akhir dan ada beberapa menawara pengawas untuk memantau pergerakan

Para aktivis Rohingya mengaku ketahukan setelah kejadian pembunuhan advokat hak asasi, Mohibullah oleh beberapa orang yang tidak dkenal.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.