-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Korban Tewas Akibat Topan Filipina Meningkat Menjadi 208 Orang

Badai topan di Filipina telah merusak atap bangunan, menumbangkan pohon dan tiang listik beton serta menghancurkan rumah-rumah kayu dan menyebabkan banjir di beberapa wilayah. [Gambar via AFP]
Badai topan di Filipina telah merusak atap bangunan, menumbangkan pohon dan tiang listik beton serta menghancurkan rumah-rumah kayu dan menyebabkan banjir di beberapa wilayah. [Gambar via AFP]

DOXTIMES.COM – Korban tewas akibat topan yang melanda Filipina meningkat menjadi 208 orang, kata Polisi nasional pada Senin (20/12/21).

Kejadian tersebut menjadi salah satu badai paling mematikan yang melanda FIlipina dalam beberapa tahun terakhir.

Lebih dari 300.000 orang meninggalkan rumah dan resor tepi pantai mereka saat badai menghantam wilayah selatan dan tengah kepulauan itu. Polisi mengatakan setidaknya 239 orang terluka dan 52 masih dalam pencarian atau hilang.

Ribuan personel militer, polisi, penjaga pantai dan pemadam kebakaran dikerahkan untuk membantu upaya pencarian dan penyelamatan.

Kapal angkatan laut yang membawa makanan, air dan kebutuhan medis telah dikirim. Sedangkan peralatan berat juga diterjunkan untuk membantu membersihkan jalan dan pohon yang tumbang

Palang Merah Filipina melaporkan bahwa bandai itu telah “membantai total” wilayah pesisir.

“Rumah, rumah sakit, sekolah dan bangunan masyarakat telah hancur berkeping-keping,” kata ketua Palang Merah Richard Gordon.

Badai topan itu telah merusak atap bangunan, menumbangkan pohon dan tiang listik beton serta menghancurkan rumah-rumah kayu dan menyebabkan banjir di beberapa wilayah.

Gubernur provinsi, Arthur Yam mengatakan bahwa pulau bohol, Chocolate Hills dan primata tarsius kecil menjadi salah satu yang paling parah terkena dampak, dimana setidaknya 74 orang tewas di sana.

10 orang juga dilaporkan tewas di Kepulauan Dinagat, kata Petugas informasi provinsi Jeffrey Crisostomo.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.