-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Wartawan Al Jazeera yang Terbunuh Shireen Abu Akleh Dimakamkan

Wartawan Al Jazeera yang Terbunuh Shireen Abu Akleh telah dimakamkan di sebuah pemakaman di Yerusalem Timur yang diduduki, di sebelah makam orang tuanya.

Keluarga dan teman-teman membawa peti mati reporter Al Jazeera Shireen Abu Akleh selama pemakamannya di Yerusalem [Ammar Awad / Reuters]
Keluarga dan teman-teman membawa peti mati reporter Al Jazeera Shireen Abu Akleh selama pemakamannya di Yerusalem [Ammar Awad / Reuters]

DOXTIMES.COM – Wartawan Al Jazeera yang terbunuh Shireen Abu Akleh telah dimakamkan di sebuah pemakaman di Yerusalem Timur yang diduduki, setelah ia terbunuh oleh pasukan Israel saat melaporkan serangan di Tepi Barat yang diduduki.

Ribuan orang berkumpul untuk memakamkan Abu Akleh, termasuk keluarga, kerabat, dan teman mereka.

Beberapa yang menghadiri pemakaman mengibarkan bendera Palestina, dengan meneriakan “Palestina, Palestina“, saat peti mati dipindahkan dari Rumah Sakit St Louis French di lingkungan Sheikh Jarrah Yerusalem Timur yang diduduki ke upacara pemakaman di Gerbang Jaffa di Kota Tua Yerusalem dan akhirnya ke Pemakaman Gunung Zion, di mana Abu Akleh dimakamkan dsebelah orang tuanya.

Baca juga:  Kelompok HAM: Israel Menyetujui Lebih dari 4.000 Rumah Pemukiman

Lina Abu Akleh, keponakan, mengingatkan tentang komitmen bibinya untuk memastikan bahwa orang mengetahui kebenaran, dan citanya kepada orang-orang dalam memastikan mereka mengetahui kebenaran”.

“Dia tahu betapa dia dicintai, tetapi dia sangat rendah hati, dia tidak pernah ingin menjadi pusat perhatian,” katanya seperti yang dikutip dari Al Jazeera.

“Saya pikir dia akan bangga melihat bagaimana orang-orang Palestina mendukungnya dan mendukung keluarga kami,” tambahnya.

Polisi Israel memasuki rumah Abu Akleh pada hari Rabu, beberapa jam setelah dia terbunuh, menurunkan bendera Palestina dan menyuruh para pelayat untuk mengecilkan musik patriotik.

Pada hari Kamis, jurnalis yang terbunuh itu dibaringkan di Istana Kepresidenan Otoritas Palestina.

Baca juga:  Putin Mengatakan Barat Berencana Untuk Membunuh Jurnalis Rusia

Kemudian pada hari Jumat, pasukan Israel menyerang pelayat yang berusaha berjalan membawa peti mati Abu Akleh di Yerusalem Timur yang diduduki.

Pasukan Israel juga memukuli para pelayat, termasuk mereka yang membawa peti mati, hampir menyebabkan peti mati itu terjatuh.

Polisi Israel kemudian menghancurkan jendela mobil jenazah yang memawa jasad Abu Akleh dan menurunkan bendera Palestina.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.