-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Pertama dalam 50 Tahun, Kongres AS Membahas Kasaksian Soal UFO

Kongres mengadakan sidang UFO Selasa pagi. [Tangapan layar]
Kongres mengadakan sidang UFO Selasa pagi. [Tangapan layar]

DOXTIMES.COM – Dua pejabat tinggi militer AS akan bersaksi dalam sidang kongres publik pertama dalam 50 tahun lebih soal benda terbang asing atau yang biasa disebut UFO.

Sidang pada hari Selasa dilaksanakan 11 bulan setelah laporan pemerintah AS yang merinci 144 UFO, secara resmi disebut sebagai “unidentified aerial phenomena” (UAP), penampakan oleh militer sejak 2004.

Mereka yang bersaksi termasuk Ronald Moultire, wakil menteri pertahanan AS untuk intelijen dan keamanan yang mengawasi Grup Sinkronasi Manajemen dan Identifikasi Objek Lindas Udara departemen, dan Scoot Bray, wakil direktur intelijen angkatan laut.

Penampakan yang nampak tidak sesuai dengan teknologi atau yang tampak menentang hukum fisika itu telah lama dikutip oleh pengamat dan detektif amatir sebagai bukti nyata adanya kehidupan di luar bumi. Banyak spekulasi bahwa pemerintah AS memiliki lebih banyak bukti dari pada yang dia miliki.

Baca juga:  Para Pemimpin Eropa Diharapkan Ke Kyiv, AS Kirim Persenjataan Baru

Sidang pada hari Selasa yang akan dilakukan oleh subkomite intelijen DPR AS, sebagian besar berfokus pada temuan laporan tahun lalu.

Dari 144 penampakan yang didokumentasikan dalam laporan, yang dipimpin oleh Kantor Direktur Intelijen Nasional dan Angkatan Laut AS, analis yang menyiapkan penilaian yang menawarkan temuan tentang asal-usul hanya satu fenomena yang tidak dapat dijelaskan.

Laporan tersebut mencangkup beberapa penangkapan dari UAP yang sebelumnya telah terungkap dalam rekaman video yang dirilis Pentagon, yang menunjukkan benda di udara yang memiliki kecepatan dan manuver melebihi teknologi penerbangan yang diketahui dan tidak mememiliki sarana propulsi yang terlihat atau perangkat keras lainnya yang diperlukan untuk beroperasi di udara.

Baca juga:  China Bersumpah Akan Berjuang Untuk Mencegah Kemerdekaan Taiwan

Data dan analisis lebih lanjut diperlukan untuk mengidentifikasi apakah penampakan itu berasal dari sistem udara yang dikembangkan oleh proyek rahasia AS, entitas komersial, atau kekuatan asing seperti China atau Rusia.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.