-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Interpol Menangkap 1.000 Lebih Penjahat Dunia Maya dari 20 Negara, Termasuk Indonesia

Interpol Menangkap 1.000 Lebih Penjahat Dunia Maya dari 20 Negara, Termasuk Indonesia. [Ilustrasi]
Interpol Menangkap 1.000 Lebih Penjahat Dunia Maya dari 20 Negara, Termasuk Indonesia. [Ilustrasi]

DOXTIMES.COM – Dalam operasi gabungan yang dikoordinasikan selama empat bulan oleh Interpol dengan lembaga penegak hukum dari 20 negara termasuk Indonesia telah menangkap lebih dari 1,000 penjahat dunia maya dan pemulihan uang senilai 27 juta dolar.

Operasi dengan kode ‘HAECHI-II‘ itu dilakukan selama empat bulan, dimulai dari bulan Juni hingga September dan berhasil menangkap 1.003 orang dengan menyelesaikan 1.660 kasus.

“Hasil Operasi HAECH-11 menunjukkan bahwa lonjakan kejahatan keuangan online yang disebabkan oleh pandemi COVID-19 tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan,” kata Sekretaris Jenderal Interpol, Jurgen Stock dalam pernyataan pers pada 26 November.

Operasi itu juga telah memblokir sekitar 2.350 rekening bank yang terkait dengan kejahatan penipuan dana ilegal dari berbagai macam cara.

“Hasil itu, 2.350 rekening bank yang terkait dengan hasil gelap kejahatan keuangan online diblokir. Lebih dari 50 pemberitahuan Interpol diterbitkan berdasarkan informasi yang terkait dengan Operasi HAECHI-II dan 10 modus kriminal baru diidentifikasi,” katanya.

Adapun negara yang mengambil bagian dari operasi HAECHI-II ini, diantaranya negara Angola, Brunei, Kamboja, Kolombia, Cina, India, Indonesia, Irlandia, Jepang, Korea Selatan (perwakilan), Laos, Malaysia, Maladewa, Filipina, Rumania, Singapura, Slovania, Spanyol, Thailnd, dan Vietnam.

Lebih dari 1.000 penangkapan dan USD 27 juta dicegat dalam penumpasan kejahatan keuangan besar-besaran. [Gambar via Interpol]

Operasi ini mengikuti proyek sebelumnya yaitu HAECHI-I yang dilaksanakan pada September 2020 hingga Maret 2021, di mana telah menangkap 585 orang dan memblokir 1.600 rekening bank di seluruh dunia.

Salah satu contoh penipuan yang kini terkenal modern dan secara cepat dapat berkembang di dunia maya yaitu dengan kampanye malware yang memanfaatkan sebuah tren populer seperti acara Netflix Korea Selatan yaitu Squid Games. File terkait Squid Games nantinya akan disusupi Trojan dan dapat mendaftarkan korban dalam layanan premium berbayar tanpa persetujuan.

IKuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.