-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-
Eropa, News  

Lebih dari 260 Tentara Ukraina Dievakuasi dari Pabrik Baja Mariupol

Lebih dari 260 tentara Ukraina yang berada di pabrik baja Azovstal di kota pelabuhan Mariupol dikabarkan telah dievakuasi.

Pemandangan menunjukkan bus yang membawa pasukan Ukraina dari pabrik baja Azovstal yang dikepung Mariupol, saat tiba di Novoazovsk, Ukraina, 16 Mei 2022 [Alexander Ermochenko/Reuters]
Pemandangan menunjukkan bus yang membawa pasukan Ukraina dari pabrik baja Azovstal yang dikepung Mariupol, saat tiba di Novoazovsk, Ukraina, 16 Mei 2022 [Alexander Ermochenko/Reuters]

DOXTIMES.COM – Lebih dari 260 tentara Ukraina telah dievakuasi dari sebuah pabrik baja di Mariupol, kata wakil menteri pertahanan negara itu, setelah berminggu-minggu upaya evakuasi gagal ditengah gempuran pasukan Rusia.

Anna Malyar mengatakan pada hari Selasa (17 Mei) bahwa 53 pasukan yang terluka parah dibawa dari pabrik baja Azovstal ke sebuah rumah sakit di Novoazovsk, sementara itu 211 pasukan tambahan dievakuasi ke Olenivka melalui koridor kemanusiaan.

Malyar mengatakan bahwa pertukaran akan dilakukan untuk memulangkan mereka.

Dia menambahkan bahwa misi sedang dilakukan untuk menyelamatkan pejuang yang tersisa di dalam pabrik baja Azovstal, bangunan terakhir di Mariupol.

“Berkat para pembela Mariupol, Ukraina mendapatkan waktu yang sangat penting,” kata Malyar.

“Dan mereka memenuhi semua tugas mereka. Tapi tidak mungkin untuk membuka blokir Azovstal dengan cara militer,” tambahnya.

Azovstal menjadi simbol perlawanan Ukraina terhadap Rusia, sejak Moskow menyerang tentangganya itu pada akhir Februari dan telah memaksa lebih dari enam juta orang meninggalkan Ukraina di tengah kehancuran.

DIperkirakan 600 tentara berada di dalam pabrik, di mana mereka terus bertempur sampai saat ini seluruh kota jatuh ke tangan pasukan Rusia.

“Kami berharap kami dapat menyelamatkan nyawa orang-orang kami,” kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pidatonya pada hari Senin malam.

“Ada yang terluka parah di antara mereka, Mereka menerima perawatan Uraina membutuhkan pahlawan Ukraina hidup-hidup,” tambahnya.

Resimen Ukraina di pabrik baja mengatakan bahwa pihaknya melaksanakan perintah untuk menyelamatkan nyawa pasukan dengan mengevakuasi mereka.

“Untuk menyelamatkan nyawa, seluruh garnisun Mariupol menerapkan keputusan yang disetujui dari Komando Militer Tertinggi dan mengharapkan dukungan dari rakyat Ukraina,” kata resimen Azov dalam sebuah postingan di media sosial.

Dilaporkan pasukannya di Mariupol telah bertahan selama 82 hari, hal itu dilakukan untuk mengulur waktu untuk sisa pasukan Ukraina yang sedang memerangi pasukan Rusia.

Evakuasi langsung dilakukan setelah Rusia mengatakan telah setuju untuk mengevakuasi tentara Ukraina yang terluka ke fasilitas medis di Novoazovsk.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *