-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Biden Memperingatkan Kemungkinan Rusia Menyerang Ukraina

Tentara Garda Nasional Ukraina menembaki penjaga keamanan di sebuah pabrik militer di Ukraina tengah untuk alasan yang tidak diketahui, menewaskan lima orang. [Efrem Lukatsky / AP]
Tentara Garda Nasional Ukraina menembaki penjaga keamanan di sebuah pabrik militer di Ukraina tengah untuk alasan yang tidak diketahui, menewaskan lima orang. [Efrem Lukatsky / AP]

DOXTIMES.COM – Presiden Amerika Serikat Joe Biden telah memperingatkan presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy tentang adanya kemungkinan yang berbeda bahwa Rusia dapat menyerang Ukraina pada bulan Februari, kata Gedung Putih pada Kamis.

Gedung Putih melaporkan komentar Biden kepada Presiden Zelenskyy dalam panggilan telepon memperkuat ketegangan yang telah dibuat oleh pejabat pemerintah beberapa waktu yang lalu.

“Presiden Biden mengatakan bahwa ada kemungkinan yang berbeda bahwa Rusia dapat menyerang Ukraina pada Februari,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Puith Emily Horne.

“Dia telah mengatakan ini secara terbuka dan kami telah memperingatakan tentang ini selama berlulan-bulan,” tambahnya.

Biden berbicara dengan Presiden Ukraina untuk menegaskan kembali dukungan Amerika dan sekutunya, termasuk pengiriman bantuan militer yang dilakukan sampai saat ini.

Ketegangan meningkat ketika Amerika Serikat dan sekutu NATO-nya melihat penumpukan 100.000 tentara Rusia didekat Ukraina yang dianggap sebagai rencana mereka untuk menyerang bekas tetangga Uni Soviet. Walaupun Rusia membantah akan melakukan hal semacam itu dan mengajukan serangkaian tuntutan yang mereka katakan akan meningkatkan keamanan di Eropa.

Akan tetapi AS dan Barat dengan tegas menolak konsesi apapun pada poin-poin utama Moskow pada Rabu, menolak untuk melarang Ukraina bergabung dengan NATO, dan pengerahan pasukan dan peralatan militer sekutu di Eropa Timur tidak dapat dinegosiasikan.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *