-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Buntut Serangan Roket, Israel Menutup Penyebrangan ke Gaza

Pendukung Hamas Palestina menghadiri protes untuk mendukung masjid Al-Aqsa, di Jalur Gaza utara pada 22 April 2022. Gambar diambil dengan drone. [Mohammed Salem/Reuters]
Pendukung Hamas Palestina menghadiri protes untuk mendukung masjid Al-Aqsa, di Jalur Gaza utara pada 22 April 2022. Gambar diambil dengan drone. [Mohammed Salem/Reuters]

DOXTIMES.COM Israel mengatakan bahwa pihaknya akan menutup satu-satunya penyebrangan dari jalur Gaza yang disediakan untuk para pekerja pada hari Minggu, sebagai tanggapan atas tembakan roket semalam.

“Menyusul roket yang ditembakkan ke wilayah Israel dari Jalur Gaza tadi malam, diputuskan bahwa penyeberangan ke Israel untuk pedagang dan pekerja Gaza melalui Erez Crossing tidak akan diizinkan pada Minggu mendatang,” kata COGAT, unit dari kementerian pertahanan Israel untuk urusan sipil untuk Palestina pada hari Sabtu (23 April).

Menurut sumber-sumber Palestina dan Israel, mengatakan bahwa dua roket ditembakkan dari Gaza ke Israel pada Jumat malam, mendarat di wilayah Israel dan jatuh mengenai sebuah bangunan perumahan di Gaza utara.

Baca juga:  Ramadhan Terakhir, Ratusan Ribu Orang Shalat Jumat di Masjid Al-Aqsa

Roket lainnya ditembakkan ke Israel pada Sabtu pagi, kata tentara Israel menambahkan tidak ada sirine serangan udara yang dibunyikan.

Beberapa waktu lalu Israel telah membalas serangan-serangan roket itu dengan serangan udara di wilayah Palestina, tetapi mereka mengatakan bahwa ingin mencegah kekerasan lebih lanjut dengan mengalihkan tanggapannya ke tindakan ekonomi.

“Pembukaan kembali perlintasan akan diputusakan sesuai denan penilaiian situasi keamanan,” tambah COGAT, mengisyaratkan bahwa serangan roket lebih lanjut akan memperpanjang hukuman.

Serangan roket pada Jumat malam dan Sabtu pagi itu menyusul bentrokan di kompleks masjid Al-Aqsa di Yerusalem dan kekerasan lainnya.

Lebih dari 200 orang, sebagian besar warga Palestina, terluka akibat bentrokan di dalam dan sekitar masjid Al-Aqsa.

Baca juga:  250.000 Orang Menghadiri Shalat Lailatul Qadar di Masjid Al-Aqsa

Pada Jumat pagi, Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan bahwa 57 orang terluka setelah polisi menyerbu kompleks di Kota Tua Yerusalem timur.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.