-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Jerman Akan Memberi Denda Jutaan Dolar Kepada Telegram jika Melanggar Undang-undang

Jerman Akan Memberi Denda Jutaan Dolar Kepada Telegram jika Melanggar Undang-undang. [Gambar Ilustrasi]
Jerman Akan Memberi Denda Jutaan Dolar Kepada Telegram jika Melanggar Undang-undang. [Gambar Ilustrasi]

DOXTIMES.COM – Menteri Kehakiman Jerman Marco Bushman mengumumkan akan memberikan denda jutaan dolar kepada Telegram jika terus melanggar undang-undang.

Oleh karena itu, sesuai dengan hukum negara itu bahwa perusahaan berkewajiban untuk menunjuk orang yang dapat dihubungi di Jerman, serta menyediakan cara yang mudah untuk mengidentifikasi konten ilegal.

“Dan undang-undang kami juga berlaku untuk Telegram. Menurut mereka, Telegram harus menunjuk contact person di Jerman dan membuat cara yang mudah untuk mengidentifikasi konten ilegal. Karena kewajiban ini dilanggar, kami telah memulai banyak prosedur untuk mengenakan denda,” kata Bushman dalam sebauah wawacara dengan Bild am Sonntag.

“Jika upaya berikutnya untuk memberikan peringatan (tentang pelanggaran) gagal, langkah selanjutnya adalah peringatan publik. Setelah itu, kami akan dapat mengenakan denda uang. Undang-undang kami menetapkan denda jutaan dolar,” tambahnya.

Menurutnya, Telegram berulang kali mengabaikan persyaratan, itu sebabkan otoritas negara mengenakan denda terhadap perusahaan tersebut.

Pada Desember, Menteri Dalam Negeri Federal Jerman Nancy Feather mengatakan bahwa Republik Federal Jerman akan melawan ujaran kebencian di platform Telegram.

Feather juga mengingatkan bahwa Kantor Kehakiman Federal menyediakan dua tuntutan hukum kepada Telegram karena telah melanggar undang-undang perlindungan jaringan.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.