-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-
Eropa, News  

Putin: Kesalahan Jika Finlandia Ngotot Bergabung dengan NATO

Peringatan dari Rusia datang saat Moskow memutus pasokan listriknya ke Finlandia menyusul rencana Helsinki bergabung dengan NATO

Niinisto, yang telah berkomunikasi secara teratur dengan Putin dalam beberapa tahun terakhir, mengatakan negara Nordik dan anggota zona euro "ingin menangani pertanyaan praktis yang timbul dari menjadi tetangga Rusia dengan cara yang benar dan profesional" [Mikhail Klimentyev, Sputnik, Kremlin Pool Foto melalui AP]
Niinisto, yang telah berkomunikasi secara teratur dengan Putin dalam beberapa tahun terakhir, mengatakan negara Nordik dan anggota zona euro "ingin menangani pertanyaan praktis yang timbul dari menjadi tetangga Rusia dengan cara yang benar dan profesional" [Mikhail Klimentyev, Sputnik, Kremlin Pool Foto melalui AP]

DOXTIMES.COM – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kepada Presiden Finlandia bahwa jika negara itu tetap ngotot bergabung dengan NATO akan menjadi kesalahan, karena Moskow memutus pasokan listriknya ke negara Nordik sebelumnya, sebagai tanggapan atas langkah Helsinki.

“Putin menekankan bahwa akhir dari kebijakan tradisional netralitas militer akan menjadi kesalahan karena tidak ada ancaman terhadap keamanan Finlandia,” kata Kremlin dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Sabtu.

“Perubahan dalam orientasi politik negara seperti itu dapat berdampak negatif pada hubungan Rusia-Finlandia yang dikembangkan selama bertahun-tahun dalam semangat bertetangga yang baik dan kerja sama antar mitra,” katanya.

Panggilan telepon itu bersifat langsung dan lugas dan dilakukan tanpa adanya ganggunan. Menhendari ketegangan yang dianggap penting, kata Presiden Finlandia Sauli Niinisto.

Baca juga:  UEFA: Klub Rusia Dilarang Bermain di Liga Champions Musim Depan

Niisnisto, yang kerap berkomunikasi dengan Putin dalam beberapa tahun terakhir, mengatakan bahwa negara Nordik dan anggota zona euro “Ingin menangani pertanyaan praktis yang timbul dari menjadi tetangga Rusia dengan cara yang benar dan profesional.”

Menter Luar Negeri Finlandia Pekka Haavisto menggaris bawahi bahwa “Sangat penting bagi kita untuk berkomunikasi dengan tetangga kita,” bahkan jika “kita tidak meminta izin siapa pun untuk langkah politik kita”.

Sebelumnya Moskow telah mengatakan bahwa mereka akan melihat keanggotaan Finlandia sebagai ancaman, dan memperingatakan bahwa “langkah-langkah timbal balik, tenis militer, dan lainnya, terpaksa akan diambil untuk mengatasi ancaman yang dihasilkan”.

Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin mengatakan pada hari Sabtu bahwa negaranya “siap untuk berbagai jenis tindakan” dari Mosow.

Baca juga:  Duta Besar Rusia untuk Polandia Disiram Cat Merah di Warsawa

“Tetapi tidak ada informasi yang mengindikasikan Rusia memulai aksi militer terhadap Finlandia,” katanya.

Pada hari Sabtu, Rusia telah menangguhkan pasokan listrik ke Finlandia semalam setelah perusahaan energi RAO Nordic mengancam akan memotong pasokan karena tunggakan pembayaran, kata operator jaringan Finlandia.

“Saat ini nol, dan itu dimulai dari tengah malam seperti yang direncanakan,” kata Timo Kaukonen, manajer perencanaan operasional di Fingrid, pada Sabtu.

Namun, Finlandia yang mengimpor 10 persen listriknya dari Rusia, mengatakan kekurangan itu dibuat oleh impor dari Swedia.

Dilaporkan RAO Nordic belum membayar listrik sejak 6 Mei, tetapi tidak merinci apakah hal ini terkait dengan sanksi Eropa terhadap Rusia.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Baca juga:  Lavrov Rusia: Jangan Remehkan Ancaman Perang Nuklir
Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.