-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Korea Utara Menembakkan Dua Rudal yang Dicurigai

Sebuah peluru kendali taktis diluncurkan, menurut media pemerintah, di sebuah lokasi yang dirahasiakan di Korea Utara, dalam foto yang dirilis 17 Januari 2022 oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) Korea Utara. (Gambar melalui KCNA)
Sebuah peluru kendali taktis diluncurkan, menurut media pemerintah, di sebuah lokasi yang dirahasiakan di Korea Utara, dalam foto yang dirilis 17 Januari 2022 oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) Korea Utara. (Gambar melalui KCNA)

DOXTIMES.COM Korea Utara telah menembakkan dua rudal jelajah yang dicurigai pada Selasa (25/1/22) dari pedalaman, menurut laporan seorang pejabat militer Korea Selatan.

Korea Selatan masih menyelidiki jenis rudal yang digunakan, kata seorang pejabat, dan tidak memberikan penjelasan lebih lanjut, seperti sejauh mana rudal ditembakkan atau ketinggian.

Pejabat itu mengatakan bahwa rudal terbang di atas wilayah pedalaman Korea utara, sementara itu media Korea Selatan melaporkan kemungkinan jenis proyektil yang ditembakkan merupakan rudal jelajah.

“Pada titik ini, terbang (rudal) ke zona atau wilayah ekonomi eksklusif Jepang belum dikonfirmasi,” kata juru bicara Jepang, menambahkan bahwa pemerintah belum menerima laporan kerusakan yang diakibatkan dari peluncuran tersebut.

Diketahui Korea Utara telah menembakkan setidaknya empat rudal balistik pada tahun ini, dan bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB.

Pada hari Kamis, Korea Utara mengisyaratkan untuk mencabut moratorium uji coba nuklir dan rudal Balistik antarbenua. Penangguhan itu diberlakukan pada saat pemimpin negara itu Kim Jong-un membangun kepercayaan dengan mantan presiden AS Donald Trump pada 2018.

Penggunaan senjata nuklir Korea Utara pada rudal jelajah akan menjadi ancaman keamanan besar bagi Jepang dan negara lain di kawasan tersebut.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.