-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-
Eropa, News  

Lebih dari 4.300 Ditahan Selama Protes Anti-perang di Rusia

Para pengunjuk rasa terlihat dipukuli oleh polisi. [ Gambar via Reuters]
Para pengunjuk rasa terlihat dipukuli oleh polisi. [ Gambar via Reuters]

DOXTIMES.COM – Polisi Rusia telah menahan lebih dari 4.300 orang selama protes anti-perang di seluruh negari pada hari Minggu.

Menurut kelompok pemantau protes independen OVD-info , mengatakan bahwa telah mendokumentasikan penahanan setidaknya 4,366 orang di 56 kota di seluruh negara itu.

“Sekrup sedang dikencang sepenuhnya, pada dasarnya kami menyaksikan sensor militer,” kata juru bicara kelompok pemantau Maria Kuznetsova.

“Kami melihat protes yang cukup besar hari ini, bahkan di kota-kota Siberia di mana kami jarang melihat jumlah penangkapan seperti itu,” katanya.

Kementerian dalam negeri Rusia mengatakan sekitar 3.500 pengunjuk rasa telah ditahan, menambahkan bahwa lebih dari 5.200 warga telah berpartisipasi dalam aksi demonstrasi.

Beberapa video menunjukkan ribuan demonstrasi meneriakkan “Tidak untuk perang!” dan “Malu pada Anda!” terhadap pemerintah Rusia.

Protes di Rusia terakhir pada Januari 2021, dengan jumlah penangkapan hampir sama ketika ribuan orang menunut pembebasan pemimpin oposisi Alexei Navalny setelah beberapa hari ditangkap.

Navalny ditangkap karena telah menyerukan protes di seluruh Rusia dan seluruh dunia setelah Rusia melakukan invasi ke Ukraina.

Kementerian dalam negeri Rusia memperingatkan pada hari Sabtu bahwa segala upaya yang mengadakan protes yang tidak resmi akan dicegah dan penyelenggara harus ditahan.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.