-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

AS Mengutuk Peluncuran Rudal Balistik Korea Utara

Orang-orang menonton televisi di Stasiun Kereta Api Seoul yang menunjukkan gambar file peluncuran rudal Korea Utara. Korea Utara pada hari Rabu menembakkan apa yang tampak seperti rudal balistik ke arah Laut Timur, kata militer Korea Selatan. [ Chung Sung-Jun / Getty Images]
Orang-orang menonton televisi di Stasiun Kereta Api Seoul yang menunjukkan gambar file peluncuran rudal Korea Utara. Korea Utara pada hari Rabu menembakkan apa yang tampak seperti rudal balistik ke arah Laut Timur, kata militer Korea Selatan. [ Chung Sung-Jun / Getty Images]

DOXTIMES.COM Amerika Serikat pada hari Rabu (5/1/22) menguntuk peluncuran rudal balistik Korea Utara yang saat ini sedang dicurigai, dan mendesak negara itu untuk duduk melakukan pembicaraan.

“Peluncuran ini melanggar beberapa Resolusi Dewan Keamanan PBB dan menimbulkan ancaman bagi tetangga DPRK dan komunitas Internasional,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri.

“Kami tetap berkomitmen untuk pendekatan diplomatik ke DPRK dan meminta mereka untuk terlibat dalam dialog,” tambahnya.

Dirinya juga mengatakan bahwa AS berkomitmen untuk membela Korea Selatan dan Jepang.

Pemerintah Presiden Amerika Serikat beberapa kali terbuka untuk melalukan pembicaraan dengan Korea Utara terkait dengan serangkaian peluncuran proyektil tingkat rendah.

Diketahui, Korea Utara telah menembakkan rudal balistik di lepas pantai timurnya dan telah menimbulkan kecurigaan dari beberapa pihak. Mengingat janji Tahun Baru yang mengatakan pemimpin Kim Jong Un akan meningkatkan militer untuk melawan situasi internasional yang tidak stabil.

Baca juga:  Rusia: Pasokan Senjata Ukraina Mengancam Keamanan Eropa

Kejadian tersebut pertama kali dilihat oleh Penjaga pantai Jepang, mengatakan itu bisa jadi rudal balistik. Sementara menteri pertahanan negara itu mengatakan kemungkinan itu terbang 500 kilometer (310 mil).

Militer Korea Selatan juga mengatakan bahwa Korea Utara telah menembakkan yang diduga rudal balistik ke arah laut timur.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.