-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Empat Tewas Setelah Tribun di Arena Adu Banteng Kolombia Runtuh

Setidaknya empat orang tewas dan 30 lainnya terluka parah ketika tribun banteng di arena adu banteng di Kolombia runtuh pada hari MInggu (26 Juni).

Setidaknya empat orang tewas dan 30 lainnya dilaporkan terluka parah pada hari Minggu (26 Juni) setelah tribun di arena adu banteng di Kolombia runtuh, kata Pejabat. Terjadi dalam acara populer di mana anggota masyarakat berhadapan dengan banteng kecil. [Samuel Antona Calindo Campos / AFP]
Setidaknya empat orang tewas dan 30 lainnya dilaporkan terluka parah pada hari Minggu (26 Juni) setelah tribun di arena adu banteng di Kolombia runtuh, kata Pejabat. Terjadi dalam acara populer di mana anggota masyarakat berhadapan dengan banteng kecil. [Samuel Antona Calindo Campos / AFP]

DOXTIMES.COM – Setidaknya empat orang tewas dan 30 lainnya dilaporkan terluka parah pada hari Minggu (26 Juni) setelah tribun di arena adu banteng di Kolombia runtuh, kata Pejabat. Terjadi dalam acara populer di mana anggota masyarakat berhadapan dengan banteng kecil.

“Ada empat orang tewas saat ini, dua wanita, seorang pria dan seorang anak,” kata gubernur departemen Tolima, Jose RIcardo Orozco.

Tribun kayu tiga lantai dipenuhi penonton terlihat runtuh dan menjatuhkan puluhan orang ke tanah, menurut gambar yang bereder di media sosial.

“Ada sekitar 30 orang terluka parah… itu laporan awal,” kata Orozco, mencatat bahwa personel darurat masih mengevakuasi korban yang terluka ke rumah sakit daerah untuk mendapatkan perawatan medis.

Pejabat pertahanan sipil lokal Luis Fernando Velez mengatakan mereka tidak mengetahui berapa banyak orang yang terkubuh dalam puing-puing, tetapi mencatat bahwa saat kejadian itu bagian tribun penuh dengan penonton.

Acara tersebut juga merupakan bagian dari perayaan festival San Pedro, yang paling populer di wilayah tersebut.

“Kami akan meminta penyelidikan atas fakta tentang apa yang terjadi,” kata Presiden Kolombia Ivan Duque di Twitter, seraya mengucapkan rasa solidaritas yang mendalam kepada keluarga korban yang tewas dan terluka.

Pada bulan ini, orang lain juga meninggal setelah ditanduk oleh banteng selama corraleja di kta Repelon.

Orozco mengatakan pemerintah departemen akan segera melarang corralejas, di mana penduduk setempat bergelantung di atas ring, dengan mengatakan mereka berbahaya dan telah mempromosikan penyalahgunaan hewan.

Presiden Gustova Petro, bersama dengan Orozco menyerukan pelarangan adu banteng amatir.

Saat dirinya menjabat sebagai walikota Bogota, Petro berusaha menghentkan adu banteng di arena adu banteng khas kota itu, La Santamaria.

Sementara itu di Kolombia, pelecehan hewaan adalah kejahatan, adu banteng dan adu ayam dilindungi karena sejarah budaya.

Ikuti Twitter dan Instaram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.