-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Korban Tewas Kecelakaan Kapal Jepang Meningkat Menjadi 11 Orang

Operasi pencarian dan penyelamatan berlanjut untuk hari kedua, dengan 11 orang dipastikan tewas sejauh ini. [Foto: STR]
Operasi pencarian dan penyelamatan berlanjut untuk hari kedua, dengan 11 orang dipastikan tewas sejauh ini. [Foto: STR]

DOXTIMES.COM – Penyelamat jepang pada hari Senin (25 April) mengonfirmasi bahwa seorang anak tewas dalam kecelakaan kapal wisata dan menjadikan korban tewas meningkat menjadi 11 orang, saat upaya penyelamatan terus berlanjut.

Kazu I telah membawa 24 penumpang, termasuk dua anak-anak, dan dua awak ketika mengirimkan sinyal bahaya pada Sabtu sore di lepas pantai utara pulau Hokkaido Jepang.

Sepuluh orang ditemukan tewas pada Minggu dini hari, dan penjaga pantai mengatakan telah menemukan seorang anak, yang kematiannya dikonfirmasi pada Senin pagi.

Operasi pencaraian dan penyelamatan dikerahkan setelah perahu mengirimkan sinyal bahaya dari lepas pantai Semenanjung Shiretoko Jepang. Lokasinya yang terpencil, memerlukan beberapa jam bagi kapal penjaga pantai dan helikopter untuk tiba di tempat kejadian.

Menurut laporan, semua orang dikapal mengenakan jaket pelampung, tetapi dengan kondisi suhu yang dingin dan air diperkirakan sekitar dua atau tiga derajat Celcius, membuat harapan untuk selamat semakin menipis.

Kapal tersebut berangkap pada Sabtu pagi dengan kapal pesiar wisata di Semenanjung Shiretoko.

Pasukan Bela Diri Jepang dan polisi, serta beberapa nelayan lokal membantu dalam operasi pencarian, dengan media lokal melaporkan mayat telah diambil dari perairan.

Kementerian transportasi mengirimkan pejabatnya ke perusahaan yang mengoperasikan kapal wisata untuk memastikan apakah mereka beroperasi sesuai pedoman keselamatan, dan menyelidiki penyebab kecelakaan tersebut, kata juru bicara kementerian mengatakan kepada AFP.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.