-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-
Eropa, News  

Putin Mengatakan Tetangga Seharusnya Tidak Meningkatkan Ketegangan

Presiden Rusia Vladimir Putin memimpin pertemuan dengan anggota Dewan Keamanan di Moskow, Rusia 21 Februari 2022. [Gambar via Reuters]
Presiden Rusia Vladimir Putin memimpin pertemuan dengan anggota Dewan Keamanan di Moskow, Rusia 21 Februari 2022. [Gambar via Reuters]

DOXTIMES.COM – Presiden Vladimir Putin pada hari Jumat mendesak tetangga Rusia seharusnya tidak meningkatkan ketegangan, mengingat delapan hari setelah pengiriman pasukannya ke Ukraina.

“Tidak ada niat buruk terhadap tetangga kita. Dan saya juga menyarankan mereka untuk tidak meningkatkan situasi, tidak memberlakukan pembatasan apa pun. Kami memenuhi semua kewajiban kami dan akan terus memenuhinya,” kata Putin dalam sebuah pernyataan yang disiarkan di TV.

“Kami tidak melihat kebutuhan di sini untuk memperburuk atau memperburuk hubungan kami. Dan semua tindakan kita, jika muncul, selalu muncul secara eksklusif sebagai tanggapan atas beberapa tindakan tidak bersahabat, tindakan terhadap Federasi Rusia,” tambahnya.

Putin secara online tampil di televisi, dari kediamannya di luar Moskow, dalam upacara pengibaran bendera untuk sebuah feri di Rusia utara.

Kejadian penting terbaru yang perlu Anda ketahui

Pasukan Rusia menembaki pembangkit listrik tenaga nuklir di Enerhodar, menurut juru bicara Andriy Tuz.

“Kami menuntut mereka menhentikan tembakan senjata berat,” kata Tuz dalam sebuah pernyatan video.

“Ada ancaman nyata bahaya nuklir di Stasiun energi atom terbsear di Eropa.” katanya.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memberitahu para pemimpin Amerika Serikat, Inggris, Uni Eropa dan Badan Energi Atom Internasional tentang kemungkinan terjadinya bencana nuklir. Tetapi IAEA mengatakan bahwa api tidak mempengaruhi peralatan penting.

“Jika ada ledakan, itu adalah akhir dari semua orang. Akhir untuk Eropa. Evakuasi Eropa,” kata Zelenskyy dalam sebuah pidato tengah malam.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *