-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Pria Bersenjata Membunuh 19 Anak di Sekolah Dasar Texas

Seorang wanita menangis ketika dia meninggalkan Uvalde Civic Center, Selasa 24 Mei 2022, di Uvalde, Texas Seorang pria bersenjata berusia 18 tahun melepaskan tembakan Selasa di sebuah sekolah dasar Texas, menewaskan beberapa anak dan seorang guru dan melukai yang lain, Gubernur Greg kata Abbott, dan pria bersenjata itu tewas. [William Luther/The San Antonio Express-News via AP]
Seorang wanita menangis ketika dia meninggalkan Uvalde Civic Center, Selasa 24 Mei 2022, di Uvalde, Texas Seorang pria bersenjata berusia 18 tahun melepaskan tembakan Selasa di sebuah sekolah dasar Texas, menewaskan beberapa anak dan seorang guru dan melukai yang lain, Gubernur Greg kata Abbott, dan pria bersenjata itu tewas. [William Luther/The San Antonio Express-News via AP]

DOXTIMES.COM – Seorang pria bersenjata berusia 18 tahun telah membunuh setidaknya 19 anak, setelah dirinya melepaskan tembakan pada hari Selasa (23 Mei), di sebuah sekolah dasar di Texas, para pejabat mengatakan, anak tersebut tertembak saat sedang berjalan dari kelas ke kelas.

Korban tewas juga termasuk dua orang dewasa, kata pihak berwenang. Gubernur Greg Abbott mengatakan bahwa salah satu dari keduannya adalah seorang guru.

Serangan yang terjadi di Robb Elementary School di kota Uvalde itu menjadi tragedi paling mematikan di sekolah dasar AS sejak seorang pria bersenjata membunuh 20 anak dan enam orang dewasa di Sandy Hook Elementary di New Town, Connecticut, pada hampir 10 tahun yang lalu.

Pengawas distrik sekolah Hal Harrel mengumumkan bahwa semua kegiatan sekolah telah dibatalkan hingga pemberitahuan lebih lanjut,.

“Hati saya hancur hari ini,” kata Harrell.

“Kami adalah komunitas kecil, dan kami membutuhkan doa Anda untuk melewati ini,” katanya.

Serangan itu terjadi setelah tragedi penembakan di supermarket Buffalo, New York, pada 10 hari yang lalu, Baca selengkanya

Kejadian itu sekaligus menambah serangkai pembunuhan massal selama bertahun-tahun di gereja, sekolah, dan toko.

Presden Joe Biden telah menyerukan pembatasan senjatabaru dalam pidatonya kepada negara beberapa jam setelah serangan itu.

“Sebagai bangsa kita harus bertanya, kapan dengan nama Tuhan kita akan berdiri di lobi senjata? Kapan dalam nama Tuhan kita akan melakukan apa yang harus dilakukan?,” tanya Biden.

“Mengapa rela hidup dengan pembantaian,” sambungnnya.

Banyak yang terluka telah dilarkan ke Rumah Sakit Uvalde Memorial, di mana anggota staf di scrub dan kerabat korban terlihat sedang menangis saat mereka berjalan keluar kompleks.

Seorang wanita menangis ketika dia meninggalkan Uvalde Civic Center, Selasa 24 Mei 2022, di Uvalde, Texas Seorang pria bersenjata berusia 18 tahun melepaskan tembakan Selasa di sebuah sekolah dasar Texas, menewaskan beberapa anak dan seorang guru dan melukai yang lain, Gubernur Greg kata Abbott, dan pria bersenjata itu tewas. 
[William Luther/The San Antonio Express-News via AP]

Pria bersenjata itu mengenakan pelindung tubuh, membawa mobil menabrakkannya di luar sekolah sebelum masuk ke dalam, kata Sersan Erick Estrada dari Departemen Kemanan Publik Texas kepada CNN.

Dia telah membunuh neneknya sebelum menuju ke sekolah dengan gaya militer yang dia beli pada hari ulang tahunnya, menurut Senator negara bagian Roland Gutierrez.

“Itu adalah hal pertama yang dia lakukan pada ulang tahunnya yang ke-18,” katanya.

Para pejabat tidak segera mengatakan apa motifnya, tetapi dikatan bahwa penyerang diidentifikasi sebagai Salvador Ramos dan mengatakan dia adalah penduduk komunitas itu, di barat San Antonio.

Ramos telah memberika isyarat bahwa serangan bisa datang, kata Gutierrez, mencatat bahwa “dia menyarankan anak-anak harus berhati-hati”.

Segera diperbarui.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *