-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

153 Orang Tewas Dalam Perayaan Halloween di Itaewon

Pekerja medis Minggu pagi mengangkut korban naksir Halloween di distrik Itaewon di Seoul. [Jung Yeon-Je/Agence France-Presse]
Pekerja medis Minggu pagi mengangkut korban naksir Halloween di distrik Itaewon di Seoul. [Jung Yeon-Je/Agence France-Presse]

DOXTIMES.COM – Setidaknya 153 orang dinyatakan tewas dalam perayaan pesta Halloween di pusat keramaian Itaewon, Soul pada Sabtu malam. Puluhan lainnya terluka, tak terkecuali mengalami luka cukup serius, menurut juru bicara pemadam kebakaran.

Sebanyak 100.000 orang memadati Itaewon untuk merayakan Hallowen. Itaewon merupakan kawasan pusat ibu kota Korea Selatan, Seoul yang terkenal dengan kehidupan malamnya.

Banyak nya antusias pengunjung yang merayakan kemungkinan karena liburan mereka yang terganggu oleh pembatasan coronavirus yang diberlakukan di kota itu pada dua tahun yang lalu, dan banyak orang yang datang ke pesta sabtu malam itu.

Dalam konferensi pers, para pejabat menatakan bahwa mereka belum mengetahui penyebab tragedi yang telah menewaskan lebih dari 150 orang.

Baca juga:  Pesawat Korean Air Tergelincir di Landasan Pacu di Filipina

Gambar yang beredar di media sosial menunjukkan orang-orang yang tewas ditutupi menumpuk satu sama lain dan antrian para pekerja darurat yang mendorong brankar berisikan orang mati.

Pada dini hari Minggu, warga berkumpul di rumah sakit dan kamar mayat untuk mencari kerabatnya. Sebagian besar mereka yang tewas adalah remaja berusia 20-an. Sembila belas warga negara asing juga di antara yang tewas, termasuk warga Australia, Iran, Norwegia, Cina dan Uzbekistan.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *