-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-
Eropa, News  

Rusia Mengumumkan Gencatan Senjata di Ukraina untuk Evakuasi

Pengungsi, sebagian besar wanita dengan anak-anak, menunggu transportasi di perbatasan di Medyka, Polandia, Sabtu, 5 Maret 2022, setelah melarikan diri dari Ukraina. [Markus Schreiber / AP Photo]
Pengungsi, sebagian besar wanita dengan anak-anak, menunggu transportasi di perbatasan di Medyka, Polandia, Sabtu, 5 Maret 2022, setelah melarikan diri dari Ukraina. [Markus Schreiber / AP Photo]

DOXTIMES.COM – Militer Rusia mengumumkan gencatan senjata di dua wilayah Ukraina untuk memungkinkan warga sipil evakuasi, menurut laporan media pemerintah Rusia.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya telah menyepakati rute untuk evakuasi dengan pasukan Ukraina untuk memungkinkan warga sipil meninggalkan pelabuhan strategis di Mariopol dan kota timur Volnovakha pada pukul 10 pagi (waktu moskow).

Otoritas kota mengatakan warga sipil akan diizinkan meninggalkan Mariupol, Ukraina antara pukul 12:00-17:00 waktu Moskow.

Kepala dewan keamanan Ukraina Oleksiy Danilov meminta Rusia untuk membuat koridor kemanusiaan, memungkinkan anak-anak, wanita dan orang dewasa menghindari pertempuran.

Walikota Mariupol Vadim Boychenko mengatakan bahwa gencatan senjata akan memungkinkan pemulihan pasokan listrik dan air, serta layanan telepon seluler.

Boychenke menambahkan bahwa pejabat setempat juga akan mengirim pasokan makanan dan kotak P3K.

“Tidak ada solusi lain selain mengizinkan penduduk meninggalkan kota dengan aman, mengingat bahwa kampung halaman kami terus-menerus diserang oleh penjajah,” kata Boychenko.

Anggota tim negosiasi Ukraina, Mikhail Podolyak sebelumnya juga telah mengonfirmasi bahwa kedua belah pihak telah berbicara kemungkinan gencatan senjata sementara agar warga sipil dapat mengungsi.

Mungkin Anda lewatkan

Saat pasukan Rusia mencoba menyerang lokasi strategis, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengecam NATO karena menolak memberlakukan zona larangan terbang di Ukraina, mengatakan bahwa “Semua orang yang mati mulai hari ini juga akan mati karena Anda”.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg berbicara kepada media bersama Menteri Luar Negeri AS, sebelum dimulainya pertemuan para menteri luar negeri NATO setelah invasi Rusia ke Ukraina, di markas besar Aliansi di Brussels, Belgia, 4 Maret 2022. [Olivier Douliery / Pool via Reuters]
Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg berbicara kepada media bersama Menteri Luar Negeri AS, sebelum dimulainya pertemuan para menteri luar negeri NATO setelah invasi Rusia ke Ukraina, di markas besar Aliansi di Brussels, Belgia, 4 Maret 2022. [Olivier Douliery / Pool via Reuters]

NATO mengatakan bahwa zona larangan terbang dapat memicu meluasnya perang di Eropa dengan Rusia yang memiliki senjata nuklir.

Dalam podato pada hari Jumat, Zelensky mengkritik NATO atas zona larangan terbang, dia mengatakan itu akan sepenuhnya melepaskan tangan Rusia karena meningkatkan serangan udara.

“Aliansi telah memberikan lampu hijau untuk pemboman kota dan desa Ukraina,” katanya, menambahkan bahwa “sejarah Eropa akan mengingat ini selamanya”.

Zelensky meminta bantuan kepada pengujuk rasa antiperang di kota Eropa, mengatakan bahwa “Jika kami jatuh, kamu akan jatuh”.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *