-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-
Eropa, News  

Vladimir Putin Mengumumkan Operasi Militer di Ukraina

Vladimir Putin Mengumumkan Operasi Militer di Ukraina. [Sputnik/Alexey Nikolsky/Kremlin via Reuters]
Vladimir Putin Mengumumkan Operasi Militer di Ukraina. [Sputnik/Alexey Nikolsky/Kremlin via Reuters]

DOXTIMES.COM – Presiden Rusia Vladimir Putin pada hari Kamis telah mengumumkan operasi militer di Ukraina dan memperingatkan bahwa setiap negara yang melakukan upaya untuk mengganggu Rusia akan mengarah pada “Konsekuensi yang belum pernah Anda liat”.

Saat ini ledakan terdengar di seluruh negeri dan menteri luar negeri memperingatkan “invasi skala penuh” sedang berlangsung.

Putin mengatakan serangan itu diperlukan untuk melindungi warga sipil di Ukraina timur. Dalam pidato, Putin menuduh AS dan sekutunya mengabaikan permintaan Rusia, yaitu bergabungnnya Ukraina dengan NATO dan jaminan keamanan kepada Moskow.

“Saya telah membuat keputusan militer,” kata Putin, secara mengejutkan memicu kecaman dari Presiden AS Joe Biden.

Baca juga:  Putin: Kesalahan Jika Finlandia Ngotot Bergabung dengan NATO

“Untuk ini, kami akan berusaha untuk mencapai demiliterisasi dan de-Nazifikasi Ukraina,” katanya, menambahkan bahwa berani untuk membawa “mereka yang telah melakukan banyak kejahatan ke pengadilan, yang bertanggung jawab atas pertumpahan darah warga sipil, termasuk warga Rusia”.

Dia juga mengatakan bahwa Rusia tidak bermaksud untuk menduduki Ukraina, tetapi akan bergerak untuk “demiliterisasi”.

Pemimpin Rusia itu mengatakan bahwa setiap pihak yang “mencoba mengganggu kita…. mereka harus tahu bahwa tanggapan Rusia akan segera dan akan menyebabkan konsekuensi yang belum pernah Anda ketahui sebelumnya”.

“Semua tanggung jawab atas pertumpahan darah akan berada pada hati nurani rezim yang berkuasa di Ukraina,” katanya.

Ketika Putin berbicara sebelum pagi tiba, ledakan besar terdengar di Kyiv, Kharkiv, Odessa, dan kota lainnya di Ukraina.

Baca juga:  Pabrik Baja Azovstal Mariupol Dihujani Amunisi

Pengumuman itu muncul setelah Amerika Serikat mengatakan bahwa sekitar 190.000 tentara Rusia dan pasukan separatis pro-Rusia berkumpul di dekat perbatasan Ukraina.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.