-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Taliban Melarang Pegawai Pemerintah Tidak Memiliki Jenggot Bekerja

Taliban [Gambar via Reuters]
Taliban [Gambar via Reuters]

DOXTIMES.COM Taliban Afghanistan mengintruksikan semua pegawai pemerintah untuk memiliki jenggot dan mematuhi aturan berpakaian, jika tidak maka akan dipecat.

Menurut tiga sumber yang dikutip dari Reuters mengatakan bahwa perwakilan dari Kementerian moralitas dan Pencegahan Kejahatan sedang melakukan patroli di pintu masuk kantor pemerintah pada hari Senin (28 Mar) untuk memeriksa pegawai.

Pegawai diintruksikan untuk tidak mencukur jenggot mereka dan mengenakan pakaian yang terdiri dari atasan dan celana panjang longgar, serta memakai topi atau sorban. Mereka juga diberitahu agar berdoa pada waktu yang tepat.

Sumber tersebut mengatakan bahwa mulai sekarang jika mereka tidak memenuhi aturan berpakaian maka mereka tidak dapat memasuki kantor dan akan dipecat.

Baca juga:  Taliban Mengatakan Wanita Afghanistan Harus Memakai Pakaian Tertutup

Minggu lalu, Taliban telah melarang perempuan naik pesawat tanpa berdampingan dengan laki-laki dan tidak membuka sekolah perempuan seperti yang sebelumnya dijanjikan.

Pada hari Minggu, taman bermain harus dipisahkan antara laki-laki dan perempuan, dengan wanita diizinkan masuk tiga hari seminggu, dan pria empat hari setelahnya, termasuk akhir pekan, menjadikan sebuah pasangan keluarga yang sudah menikah tidak dapat berkunjung bersama.

Pemerintah Taliban telah mendapatkan kritikan dari dalam dan pemerintah Barat karena memaksakan aturan garis kerasnya terhadap hukum Islam ke semua warga Afghanistan.

Taliban mengatakan bahwa pihaknya akan menghormati hak setiap orang sesuai hukum islam dan kebiasaan Afhanistan. Taliban juga mengatakan bahwa mereka telah berubah sejak pemerintahan 1996-2001, di mana perempuan dilarang meninggalkan rumah tanpa kerabat laki-laki dan memaksa laki-laki untuk menumbuhkan jenggot.

Baca juga:  Taliban Mengatakan Wanita Afghanistan Harus Memakai Pakaian Tertutup

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.