-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Pasukan Israel Telah Membunuh Dua Warga Palestina di Tepi Barat

Setidaknya dua warga Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel di Tepi Barat yang diduduki.

Pasukan Israel menyerbu Yabad untuk menghancurkan rumah Diaa Hamarsheh, yang terbunuh dalam serangan di dekat Tel Aviv pada bulan Maret [Mohamad Torokman/Reuters]
Pasukan Israel menyerbu Yabad untuk menghancurkan rumah Diaa Hamarsheh, yang terbunuh dalam serangan di dekat Tel Aviv pada bulan Maret [Mohamad Torokman/Reuters]

DOXTIMES.COM – Pasukan Israel telah membunuh dua warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki dalam insiden berbeda.

Ayman Mahmoud Mheisen, 29, tewas pada hari Kamis pagi dalam serangan militer Israel sebelum fajar di kamp pengungsi Dheisheh di kota selatan Betlehem, kata Kementerian Kesehatan Palestina.

Mheisen adalah ayah dari tiga anak dan mantan tahanan yang menghabiskan tiga tahun di penjara Israel, kata kelompok hak asasi tahanan Palestina, dia juga menjadi orang Palestina ketiga yang ditembak mati di Tepi Barat yang duduki dalam kurung waktu 24 jam.

Bilal Awad Qabaha berusia 24 tahun juga terbunuh oleh asukan Israel dalam insiden terpisah di desa Yahad, di luar kota Jenin di Tepi Barat pada Rabu malam, kata kementerian itu.

Qabaha dalam kondisi kritis saat dia dilarikan ke rumah sakit di Jenin, di mana dia meninggal disana.

Tentara menyerbu Yabad pada malam hari untuk menghancurkan rumah Diaa Hamarsheh, yang dituduh melakukan serangan penembakan pada 29 Maret di kota Bnei Brak dekat Tel Aviv, menewaskan setidaknya lima orang. Hamarsheh tewas dalam baku tembak dengan polisi Israel di tempat kejadian.

Israel juga menangkap ayah dari Hamarsheh yang berusia 59 tahun, Ahmad, setelah melakukan pembongkaran.

Israel telah menghancurkan rumah-rumah penyerang Palestina sebagai bagian dari kebijakan mereka yang telah lama dikritik oleh kelompok-kelompok hak asasi sebagai hukuman kolektif terhadap keluarga dan kota mereka.

Kerusuhan langsung pecah dengan tentara Israel di Yabad setelah serangan dimulai, beberapa orang terluka serius dalam kejadian tersebut.

Pada Rabu pagi, pasukan Israel juga telah menembak mati jurnalis wanita Palestina Ghufran Warasneh, 31, di dekat pintu masuk kamp pengungsian Arroub di utara Hebron, d Tepi Barat yang diduduki.

Tentara Israel mengklaim bahwa Warashneh membawa pisau dan mencoba menikam tetantara.

Pasukan Israel juga menyerang prosesi pemakaman Warasneh di kamp pada hari Rabu, tentara menembakkan peluru tajam dan gas air mata ke kerumunan. Satu warga Palestina dilaporkan terluka parah dan dirawat di rumah sakit setelah terkena peluru tajam selama prosesi pemakaman.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *