-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Mark Zuckerberg Rugi Rp 100 Triliun setelah WhatsApp, Facebook, dan Instagram Down

CEO Facebook, Mark Zuckerberg. [Facebook]
CEO Facebook, Mark Zuckerberg. [Facebook]

DOXTIMES.COM – CEO perusahaan media sosial Facebook, Mark zuckerberg dikabarkan mengalami kerugian sebesar Rp 100 Triliun rupiah. Hal ini terjadi setelah Facebook, WhatsApp dan Instagram down atau tidak dapat diakses secara global pada Senin.

Akibat pemadan itu, sebagian besar perusahaan menarik iklan dari jaringan Facebook Inc dan Mark Zuckerberg mengalami kerugian hingga triliun rupiah.

Dikutip dari Bloomberg, Zukenberg telah merosot ke posisi 5 dalam daftar milliader. CEO Facebook itu memiliki kekayaan dengan totoal USD 121,6 Milliar, telah tertinggal dari Bill Gates.

Sebelumnya ia menempati peringkat ketiga di Bloomberg;s Billionaires Index. Pada hari Senin, saham Facebook turun 5%, dan sejak pertengahan September saham turun hingga 15%.

Mark Zuckerberg telah meminta maaf secara pribadi kepada seluruh penggunanya. Dirinya meminta maaf jika layanan Facebook, WhatsApp, dan Instagram terganggu. Zuckerbeg menambahkan bahwa layanan akan kembali normal pada hari Selasa.

“Kami menyadari bahwa beberapa orang mengalami kesulitan mengakses aplikasi dan produk kami. Kami sedang berupaya agar semuanya kembali normal secepat mungkin, dan kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” tulisnya di sebuah Tweet.

“Kepada komunitas besar orang dan bisnis di seluruh dunia yang bergantung pada kami: kami minta maaf. Kami telah bekerja keras untuk memulihkan akses ke aplikasi dan layanan kami dan dengan senang hati melaporkan bahwa mereka telah kembali online sekarang. Terima kasih telah menemani kami,” tambahnya.

Ribuan pengguna dikabarkan tidak dapat mengakses platform tersebut, mereka mengeluhkan apa yang sedang terjadi saat itu. Perusahaan tidak segera mengungkapkan alasan pemadam global itu.

Ikuti Twitter dan Instagram kami

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.