-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Lebih dari 30 Orang Tewas dalam Serangan Kelompok di Somalia

Orang-orang membongkar mayat anggota parlemen setempat setelah dia dibunuh oleh serangan bom bunuh diri di Beledweyne, di Bandara Internasional Aden Adde di Mogadishu, Somalia. [Gambar via AFP]
Orang-orang membongkar mayat anggota parlemen setempat setelah dia dibunuh oleh serangan bom bunuh diri di Beledweyne, di Bandara Internasional Aden Adde di Mogadishu, Somalia. [Gambar via AFP]

DOXTIMES.COM – Korban tewas dalam serangan kelompok di Somalia tengah pada Rabu malam mencapai di atas 30, kata polisi distrik Beledweyne kepada AFP pada Kamis (24 Mar).

Serangan pertama di distrik Beledweyne dilakukan oleh seorang pembom bunuh diri, dan menewaskan dua anggota parlemen lokal termasuk Amina Mohamed Abdi dan beberapa pengawalnya saat berkampanye untuk pemilihan kembali.

Hanya berselang beberapa menit, sebuah mobil meledak di luar rumah sakit Beledweyne disaat orang-orang yang terluka sedang dirawat, setidaknya puluhan orang tewas dalam kejadian tersebut.

“Teroris melakukan serangan pertama dengan menggunakan bom bunuh diri dan menyiapkan mobil berisi bahan peledak di depan sebuah rumah sakit sehingga menimbulkan korban lebih banyak lagi,” kata Kolnel Isak Ali Abdulle.

“Kami masih berusaha untuk menetapkan jumlah keseluruhan korban, tetapi sejauh ini kami telah mengkonfirmasi bahwa lebih dari 30 orang tewas dalam ledakan kedua,” tambahnya.

Pada hari yang sama, tiga orang juga dilaporkan tewas dalam serangan di dekat bandara Mogadishu yang diklaim dilakukan oleh Al-Shabaab.

“Ini adalah serangan simultan yang menghancurkan yang merusak properti serta menyebabkan korban sipil massal,” kata Abdulle.

Militer Al-Qaeda sering melakukan serangan menargetkan warga sipil, militer, hingga pemerintah di ibukota Somalia dan diluar.

Al-Shabaab mengatakan bahwa serangan mereka ditujukan untuk politisi yang ikut serta dalam pemilihan umum.

Baca juga: Pasukan Somalia Melawan Penyerang di Kamp Militer Mogadishu

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *