-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-
Asia, News  

Rusia: Azerbaijan Telah Melanggar Gencatan Senjata di Karabakh

Pos pemeriksaan penjaga perdamaian Rusia di luar wilayah Askeran.Agdam (20.11.2020) [MINASYAN/AFP]
Pos pemeriksaan penjaga perdamaian Rusia di luar wilayah Askeran.Agdam (20.11.2020) [MINASYAN/AFP]

DOXTIMES.COM Rusia pada Sabtu (27 Mar) mengatakan Azerbaijan telah melanggar perjanjian gencatan senjata memasuki zona misi penjaga perdamian Rusia di wilayah Nagorno-Karabakh yang memisahkan diri.

Kementerian pertahanan Rusia juga mengatakan bahwa pasukan Azerbaijan telah menggunakan pesawat tak berawak buatan Turki untuk menyerang pasukan Karabakh.

Kementerian Pertahanan Azerbaijan mengatakan menyesalkan pernyataan sepihak dari Kementeria Pertahanan Rusia yang tidak mencerminkan kebenaran, menambahkan bahwa negara itu tidak melanggar satu ketentuan apa pun.

Kedua negara telah membahas situasi di daerah kantong tersebut dan pihak Azerbaijan menyatakan mereka telah mengklarifikasi posisi dan lokasi penempatan angkatan bersenjataannya, kata kementerian itu, sambil menuduh Armenia melakukan aksi provokasi dan kegagalan untuk manarik pasukan dari Karabakh.

Kementerian itu juga meminta agar kementerian pertahanan Rusia menarik semua pasukan Armenia dan unit bersenjata ilegal dari wilayah Azerbaijan.

“Melanggar ketentuan pernyataan trilateral para pemimpin Rusia, Azerbaijan dan Armenia dari 9 November 2020, angkatan ersenjata Azerbaijan antara 24 Maret dan 25 Maret memasuki zona tanggung jawab kontingen sebuah pos pengamat,” kata kementerian pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan.

Kemenhan Rusia dalam sebuah pernyataan menambahan bahwa drone buatan Turki juga telah digunakan untuk menyerang pasukan Karabakh, tepatnya di dekat desa Farukh yang juga biasa disebut Parukh.

Rusia mendesak agar Azerbaijan untuk segera mungkin menarik kembali pasukannya.

“Permohonan telah dikirim ke pihak Azerbaijan untuk menarik pasukannya,” katanya.

“Komando kontingen penjaga perdamaian Rusia mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan situasi,” tambahnya.

Sebelumnya kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi oleh Presiden Rusia Vladimir Putin membuat Armenia menyerahkan sebagian besar wilayahnya dan Rusia mengerahkan kontigen perdamaian ke wilayah pegunungan.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *