-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Pemimpin ISIS Ditahan di Suriah, Menurut Koalisi Pimpinan AS

Koalisi pimpinan AS mengatakan telah menahan seorang pemimpin senior kelompok ISIL (ISIS) di Suriah selama serangan pada Kamis pagi.

Patroli AS di Qamishli di timur laut Suriah. [Gambar via AFP]
Patroli AS di Qamishli di timur laut Suriah. [Gambar via AFP]

DOXTIMES.COM – Koalisi pimpinan AS mengatakan bahwa mereka telah menahan seorang pemimpin senior kelompok ISIL (ISIS) di Suriah selama serangan pada hari Kamis pagi.

ISIS pernah menguasai wilayah di Suriah dan Irak dan terus melakukan serangan sejak kekalahan kelompok tersebut di medan perang tiga tahun lalu.

“Orang yang ditahan itu dinilai sebagai pembuat bom berpengalaman dan fasilitator yang menjadi salah satu pemimpin tertinggi kelompok itu di Suriah,” kata pernyataan itu, menambahkan bahwa tidak ada warga sipil yang terluka selama operasi atau kerusakan pada pesawat.

Namun, mereka tidak merinci di mana serangan itu terjadi.

Seorang juru bicara pemberontak Suriah mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa sebelumnya pada hari Kamis pasukan pimpinan AS telah melakukan serangan helikopter di desa Al-Humaira di selatan perbatasan Turki.

Juru bicara Tentara Nasional Suriah, Mayor Youssef Hamoud, mengatakan helikopter Chinook dan Black Hawk buatan AS terlibat tetapi keadaanya masih belum jelas pada saat itu.

“Ini adalah operasi pendaratan helokopter (AS) pertama yang terjadi” di daerah-daerah di bawah kendali Tentara Nasional Suriah, katanya.

Pertempuran pecah selama operasi, menurut sumber yang berhubungan dengan pemberontak di daerah itu.

Pasukan khusu Amerika Serikat pada bulan Februari telah melakukan serangan helikopter di provinsi Idlib Suriah, yang dikendalikan oleh Hay’et Tahrir al-Sham (HTS), yang menyebabkan kematian salah satu pemimpin ISIS Abu Ibrahim al-Hashemi al-Quraishi. Selengkapnya

Dia telah memimpin ISIS sejak kematian pendirinya Abu Bakr al-Baghdadi, yang terbunuh pada 2019.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *