-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Situs Kementerian Kesehatan Brasil Diretas, Data Vaksinasi Kini Terancam

Situs Kementerian Kesehatan Brasil Diretas, Data Vaksinasi Kini Terancam. [Matsuo/Shutterstock]
Situs Kementerian Kesehatan Brasil Diretas, Data Vaksinasi Kini Terancam. [Matsuo/Shutterstock]

DOXTIMES.COM – Situs web Kementerian Kesehatan Brasil pada Jumat (10/12/21) dini hari telah diretas, mengakibatkan beberapa sistem termasuk informasi tentang program vaksinasi dan sistem yang digunakan untuk sertifikat vaksinasi digital hilang.

“Kementerian kesehatan melaporakan bahwa pada Jumat dini hari, terjadi insiden untuk sementara mengganggu beberapa sistemnya.. yang saat ini tidak tersedia,” kata Kementerian Kesehatan Brasil dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada hari Jumat.

Diketahui serangan ransomware tersebut terjadi pada Jumat pukul 1 dini hari, di mana semua situs web Kementerian Kesehaan termasuk ConecteSUS (sistem pelacakan kesehatan warga) tidak tersedia. Termasuk sertifikat vaksinasi digital Covid-19 yang tersedia di aplikasi ConecteSUS.

Pihak kepolisian mengatakan sedang menyelidiki kasus tersebut.

Menteri Kesehatan, Marcelo Queiroga mengatakan bahwa siapa saja yang terbukti melakukan serangan itu akan dihukum dengan serius.

“Ini sedang diselidiki, dan begitu seorang dinyatakan bersalah, mereka akan dihukum dengan tegas,” katanya dengan menyebut serangan itu adalah tindakan “kriminal”.

Gambar yang ditinggalkan di situs web oleh peretas yang mengklaim serangan Kementerian Kesehatan.

Sementara itu, Kelompok peretas Lapsus$ Grup mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Kelompok itu mengirim pesan sekitar 50 TB data telah diekstraksi dari sistem Kementerian Kesehatan dan kemudian dihapus.

“Hubungi kami jika Anda ingin datanya dikembalikan,” isi sebuah pesan dari kelompok peretas itu, dengan manaruh kontak dibawahnya.

Pesan yang berisi email dan kontak telegram itu telah dihapus pada Jumat sore, akan tetapi situs web masih tidak dapat diakses.

Wakil Menteri Kesehatan Rodrigo Cruz mengatakan dalam konferensi pers bahwa akses ke data vaksinasi pada Jumat malam belum dipulihkan. Dirinya mengatakan belum bisa menentukan apakah data itu benar-benar hilang.

Cruz menambahkan persyaratan itu akan dimulai pada hari Sabtu, tetapi pemerintah mengatakan hal itu akan ditunda seminggu mengingat kurangnya akses online ke data vaksinasi.

Perlu Anda ketahui, kejadian ini bukanlah kali pertama atau terbesar yang dihadapi Kementerian Kesehatan Brasil. Pada November 2020, lebih dari 16 juta informasi pribadi dan kesehatan pasien Covid-19 Brasil telah bocor secara online.

Hanya berselang beberapa hari kemudian, Informasi pribadi lebih dari 243 juta orang Brasil juga bocor secara online.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.