-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Kerusuhan Aksi Protes Lockdown Covid-19 yang Baru di Belanda

Para pengunjuk rasa menyalakan api di area perbelanjaan utama Rotterdam. [Gambar via EPA]
Para pengunjuk rasa menyalakan api di area perbelanjaan utama Rotterdam. [Gambar via EPA]

DOXTIMES.COM – Kerusuhan terjadi di kota Rotterdam, Belanda pada Jumat (19/11/21) malam, ketika pengunjuk rasa melakukan aksi protes atas pemberlakuan lockdown Covid-19. Beberapa mobil terbakar dan pengunjuk rasa melemparkan batu ke arah polisi yang membalas dengan tembakan dan meriam air.

Belanda memberlakukan Lockdown Covid-19 selama tiga Minggu yang lalu setelah kasus corona dinegara itu meningkat.

Ratusan pengunjuk rasa yang turun kejalan meluapkan kemarahannya kepada recana pemerintah yang mengharuskan vaksin Covid-19 dan Melarang kembang api pada Malam tahun baru.

Setidaknya tujuh orang terluka dan sekitar 20 orang ditangkap pada malam itu. Walikota Rotterham mengatakan bahwa aksi tersebut sebagai “Pesta Kekerasan”.

“Polisi melepaskan tembakan peringatan dan tembakan langsung karena situasinya mengancam jiwa,” kata seorang polisi mengatakan kepada Reuters.

Pada hari Sabtu, Belanda memberlakukan lockdown baru setelah kenaikan jumlah kasus Covid-19 tertinggi sejak awal pandemi.

Ada beberapa peraturan yang dikeluarkan dari pemberlakuan tersebut, termasuk restoran dan toko diharuskan tutup lebih awal dan beberapa pertandingan olahraga harus diadakan secara tertutup.

Akibat dari kekerasan tersebut, stasiun kereta api utama di Rotterdam terpaksa ditutup dan kota itu untuk saat ini dalam keadaan darurat.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.