-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

McDonald’s, Starbucks, Coca-Cola, Pepsi Menangguhkan Operasi di Rusia

McDonald's Pushkin Square pada tahun 2020. Perusahaan mengatakan untuk sementara menutup hampir 850 lokasinya di Rusia. [Alexander Shcherbak/TASS via Getty Images]
McDonald's Pushkin Square pada tahun 2020. Perusahaan mengatakan untuk sementara menutup hampir 850 lokasinya di Rusia. [Alexander Shcherbak/TASS via Getty Images]

DOXTIMES.COM Starbucks, Coca-Cola, dan Pepsi bergabung dengan McDonald’s dalam menangguhkan operasi di Rusia sebagai tanggapan atas invasi negara itu ke Ukraina.

Raksasa makanan cepat saji McDonald’s mengatakan bahwa mereka akan menangguhkan sementara operasi di 850 lokasinya.

“McDonald’s telah memutuskan untuk menutup sementara semua restoran kami di Rusia dan menghantikan sementara semua operasi di pasar,” kata Mcdonald’s.

Perusahaan yang berbasis di Chicago itu memiliki 84% tokonya di Rusia dan tentunya akan menerima dampak besar karena penutupan tersebut. Informasi baru-baru, McDonald’s mengatakan bahwa restorannya di Rusia dan Ukraina telah menyumbang 9% dari pendapatan per-tahunnya atau sekitar 2 miliar dolar.

“Kami tidak dapat mengabaikan penderitaan manusia yang tidak perlu yang terjadi di Ukraina,” katanya.

Setelah pengumuman itu, perusahaan makanan dan restoran lainnya mengikuti. Starbucks mengatakan telah menutup semua lokasinya di Rusia, di mana mereka dioperasikan oleh konglomerat Kuwait Alshaya Group. Coca-Cola mengatakan juga telah menghentikan penjualannnya di Rusia.

Dan pembuat minuman ringan dan makanan ringan, PepsiCo, mengatakan pada Selasa malam bahwa pihaknya telah menangguhkan semua iklan di Rusia dan menghentikan penjualan di negara itu. Akan tetapi, pihaknya akan terus memproduksi produk susu dan makanan bayi di Rusia sebagai upaya “kemanusiaan” dan mempertahankan pekerja manufaktur dan pertanian.

Selain McDonald’s tadi, banyak perusahaan AS yang masih beroperasi di Rusia, seperti Bunge, Mondalez, dan Kimberly.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *