-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-
Eropa, News  

1 Tewas dan 27 Hilang Setelah Ledakan Kapal Penjelajah Rusia Moskva

Seorang pejabat senior Pentagon mengatakan kapal perang Moskow dihantam oleh dua rudal Ukraina sebelum tenggelam di Laut Hitam. [Foto: AFP]
Seorang pejabat senior Pentagon mengatakan kapal perang Moskow dihantam oleh dua rudal Ukraina sebelum tenggelam di Laut Hitam. [Foto: AFP]

DOXTIMES.COM Rusia mengatakan pada Jumat (22 April) bahwa 1 orang awak tewas dan 27 lainnya hilang setelah kapal penjelajah rudal Moskva tenggelam karena ledakan pada Minggu lalu.

“Akibat kebakaran pada 13 April, kapal penjelajah rudal Moskva rusak parah akibat ledakan amunisi,” kata kementerian pertahanan dalam sebuah pernyataan.

“Satu prajurit tewas, 17 awak lainnya hilang,” kata kementerian itu, menambahkan bahwa “396 anggota yang masih tersisa telah dievakuasi”.

Armada Laut Hitam Rusia telah memimpin upaya angkatan laut Rusia dalam konflik di Ukraina yang berlangsung hampir dua bulan, menjadi perang penting dalam pengepuangan kota pelabuhan Mariupol.

Seorang pejabat senior Pentagon mengatakaan bahwa kapal perang Moskva tenggelam karena dihantam oleh dua rudal Ukraina di Laut Hitam.

Baca juga:  Putin: Kesalahan Jika Finlandia Ngotot Bergabung dengan NATO

Kementerian pertahanan Rusia membuat pengumuman setelah pihak berwenang mengatakan semua awak telah dievakuasi.

“Kementerian pertahanan Rusia memberikan semua dukunagan dan bantuan yang diperlukan kepada keluarga dan teman-teman almarhum dan orang hilang,” kata pernyataan itu.

Setelah moskva dilaporkan tenggelam, orang tua dan anggota keluarga awak yang bertugas di kapal, termasuk wajib militer, mengatakan di media sosal bahwa mereka membutuhkan jawaban atas hilangnnya anak-anak mereka.

Para anggota keluarga mengatakan di media sosial atau dalam sebuah pernyataan bahwa mereka tidak dapat menemukan anak-anak mereka yang bertugas di Moskva.

Salah satu orang tua dari Dmitry Shkrebets, mengatakan di media sosial bahwa ketika dirinya mencoba mencari informasi tentang nasib putranya yang hilang, komandan kapal penjelajah dan wakilnya tidak dapat berkomunikasi.

Baca juga:  Duta Besar Rusia untuk Polandia Disiram Cat Merah di Warsawa

Satat diminta untuk mengomentari situasi pada hari Selasa, juru bicara Presiden Vladimir Putin mengatakan bahwa Kremlin tidak memiliki kebebasan untuk mengungkap rincian apapun.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.