-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Jogetan Ricardo Milos Muncul Saat Sidang Korupsi Online Presiden Peru

Sebuah video penari telanjang Brasil Ricardo Milos muncul di layar mengganggu audiensi publik virtual penyelidikan korupsi Presiden Peru Pedro Castillo, di Lima, Peru, 15 Juni 2022, dalam gambar diam yang diambil dari video. [JUSTICIA TV/Handout via Reuters]
Sebuah video penari telanjang Brasil Ricardo Milos muncul di layar mengganggu audiensi publik virtual penyelidikan korupsi Presiden Peru Pedro Castillo, di Lima, Peru, 15 Juni 2022, dalam gambar diam yang diambil dari video. [JUSTICIA TV/Handout via Reuters]

DOXTIMES.COM – Sebuah video Ricardo Milos yang viral saat menjoget sempat muncul dan menganggu audiensi publik sidang virtual penyelidikan korupsi Presiden Peru Pedro Castillo pada Rabu.

“Mereka menunjukkan gambar yang sangat sugestif,” kata jaksa Samuel Rojas saat muncul video jogetan Ricardo Milos di layar selama persidangan.

Video tak terduga itu muncul saat Rojas memberikan alasan mengapa Castillo harus diselidiki. Sidang tersebut disiarkan secara publik di saluran televisi kehakiman, kemudian dibagikan di Twitter.

Seorang hakim Mahkamah Agung sedang mengavaluasi permintaan untuk membatalkan penyelidikan apakah presiden memimpin korupsi yang melibatkan Menteri Transportasi dan Komukasi, Juan Silva, yang saat ini bersembunyi.

Tim pembela hukum presiden berusaha untuk mencegah jaksa menanyai pada sidang yang dijadwalkan.

Video itu muncul melalui akun Benji Espinosa, seorang anggota dari tim pembela Castillo, menyebabkan sidang dihentikan sementara.

Espinosa telah membantah bahwa dia bertanggung jawab atas munculnya video milos itu, dan mengaku menjadi korban kejahatan komputer.

“Video itu muncul tiba-tiba, memberi kesan bahwa tu berasal dari akun saya, yang saya tolak,” kata Espnosa seperti yang dikutip dari Reuters.

Pengacara menambahkan bahwa dia mengeluhkan akan sistem peradilan virtual yang rentan dari peretasan.

Diketahui presiden Castillo saat ini telah menghadapi tuduhan atas dugaan korupsi di pemerintahannya, protes sosial dan penurunan popularitas setelah 10 bulan berkuasa.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.