-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Korea Utara Isyaratkan akan Melakukan Uji Coba Senjata Nuklir

Pyongyang telah merilis gambar pertama dari tes tersebut. [Gambar via Reuters]
Pyongyang telah merilis gambar pertama dari tes tersebut. [Gambar via Reuters]

DOXTIMES.COM Korea Utara pada Kamis (20/1) mengisyaratkan akan melakukan uji coba senjata nuklir atau rudal balistik antar benua, dengan mengatakan bahwa pihaknya dapat memulai kembali “kegiatan yang telah dihentikan sementara” untuk membangun kepercayaan dengan mantan Presiden AS Donald Trump.

Dikutip dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Korea Utara mengatakan pemimpin Kim Jong Un memimpin pertemuan Politbiro Partai Buruh yang mana para pejabat menetapkan tujuh kebijakan untuk memperkuat kemampuan militer negara itu untuk melawan tindakan permusuhan Amerika.

“Para pejabat memberikan instruksi untuk mempertimbangkan kembali dalam skala keseluruhan langkah-langkah membangun kepercayaan yang kami ambil atas inisiatif kami sendiri, dan untuk segera memeriksa masalah memulai kembali semua kegiatan yang ditangguhkan sementara,” KCNA melaporkan pada hari Kamis.

Selain memulai kegiatan yang ditangguhkan sementara, pertemuan itu juga membahas untuk “segara memperkuat saranan fisik yang lebih kuat”.

“Kebijakan bermusuhan dan ancaman militer oleh AS telah mencapai garis bahaya yang tidak dapat diabaikan lagi,” kata sebuah laporan.

Baru-baru ini ketegangan meningkat antara Korea Utara dan Amerika Serikat di tengah serangkaian uji coba rudal Korea Utara, termasuk peluncurkan keempat yang dilakukan oleh Korea Utara pada bulan ini.

Minggu lalu Amerika Serikat memperingatakan Korea Utara untuk menghentikan kegiatan mereka yang dianggap melanggar hukum dan mengganggu stabilitas, Amerika Serikat mengatakan akan memberikan sanksi baru PBB.

Saat Amerika Serikat menyerukan untuk memberikan sanksi baru, Korea Utara mengatakan bahwa hal itu adalah “provokasi”.

Korea Utara belum menguji senjata nuklir atau rudal balistik antar benua sejak 2017, penundaan dilakukan saat pemimpin Korea Utara Kim Jong-un bertemu dengan mantan Presiden AS Donald Trump tiga kali lalu dua tahun kemudian gagal.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.