-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Iran Menembakkan Rudal Selama Latihan untuk Memperingatkan Israel

Sebuah rudal diluncurkan selama latihan militer Iran. [Gambar via Reuters]
Sebuah rudal diluncurkan selama latihan militer Iran. [Gambar via Reuters]

DOXTIMES.COM – Iran menembakkan beberapa rudal balistik permukaan-ke-permukaan pada hari Jumat (24/12/21), sebagai bagian dari penutupan latihan militer lima hari yang menurut para jenderal merupakan peringatan bagi musuh mereka yakni Israel.

“Latihan ini dirancang untuk menanggapi ancaman yang dibuat dalam beberapa hari terakhir oleh rezim Zionis,” kata kepala staf bersenjata Iran Mayor Jenderal Mohammad Bagheri.

Menurut laporan, setidaknya 16 rudal telah ditembakkan dan berhasil menargetkan sasaran darat yang telah ditentutkan.

ledakan selama latihan militer oleh Korps Pengawal Revolusi Islam Iran. [Gambar via AFP]

“Enam belas rudal diarahkan dan memusnahka target yang dipilih. Dalam latihan ini, sebagian dari ratusan rudal Iran yang mampu menghancurkan negara yang berani menyerang Iran dikerahkan,” kata Bagheri.

Latihan militer Iran dijuluki Payambar-e-Azadm atau “Nabi Besar” itu dimulai pada hari Senin di Bushehr, Hormozgan dan Khuzestan.

“Latihan militer adalah peringatan serius bagi penjabat Zionis,” kata kepala Koprs Pengawal Revolusi Islam, Mayor Jenderal Hossein Salami.

“Buat kesalahan sekecil apa pun, kami akan memotong tangan mereka,” tambahnya.

Latihan tersebut dilaksanakan setelah penasihat keamanan nasional AS, Jake Sullivan bertemu dengan Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett pada hari Rabu, ditengah penentangan Israel terhadap upaya untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran 2015.

Bennett mengklaim Iran melakukan pemerasan nuklir dan menuduh bahwa penghasilan yang diperolehnya dari keringanan sanksi akan digunakan untuk memperoleh senjata untuk melukai orang-orang Israel.

Iran mengatakan bahwa negara itu ingin mengembangkan program nuklir sipil, tetapi negara Barat mengatakan jika stok uranium yang diperkaya dapat digunakan untuk mengembangkan senjata nuklir.

Dalam sebuah pernyataan, Kantor Luar Negeri Inggris mengutuk penggunaan rudal balistik Iran, mengatakan bahwa “itu adalah ancaman bagi keamanan regional dan internasional.”

“Peluncuran itu jelas merupakan pelanggaran terhadap Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231, yang mengharuskan Iran untuk tidak melakukan aktivitas apa pun terkait dengan rudal balistik yang dirancang untuk mampu mengirimkan senjata nuklir, termasuk peluncuran yang menggunakan teknologi rudal balistik,” kata juru bicara itu.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.