-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

2 Orang Tewas dan Puluhan Terluka Setelah Bom Meledak di Lahore

Petugas kepolisian memeriksa lokasi ledakan bom, di Lahore, Pakistan, Kamis, 20 Januari 2022. Polisi mengatakan bom berkekuatan dahsyat itu meledak di pasar yang ramai di kota terbesar kedua di Pakistan, Lahore, menewaskan beberapa orang dan melukai puluhan lainnya. [KM Chaudary / AP]
Petugas kepolisian memeriksa lokasi ledakan bom, di Lahore, Pakistan, Kamis, 20 Januari 2022. Polisi mengatakan bom berkekuatan dahsyat itu meledak di pasar yang ramai di kota terbesar kedua di Pakistan, Lahore, menewaskan beberapa orang dan melukai puluhan lainnya. [KM Chaudary / AP]

DOXTIMES.COM – Setidaknya 2 orang tewas dan puluhan lainnya terluka setelah bom meledak di distrik perbelanjaan yang ramai di ibu kota Lahore, Pakistan timur.

Seorang pejabat senior polisi Abid Khan mengatakan korban yang tewas dan terluka, termasuk yang dalam kondisi kritis telah dilarikan ke rumah sakit terdekat. Petugas masih menyelidiki jenis perangkat yang digunakan dalam serangan itu.

“Awalnya tampaknya ini adalah perangkat (bom) yang ditanam yang menyebabkan ledakan ini,” kata Khan.

Khan mengatakan sebagian besar yang terluka terkena pecahan perluru di kaki mereka.

Pejabat rumah sakit Mayo Lahore mengonfirmasi jumlah korban tewas dan mengatakan bahwa setidaknya 26 orang terluka dalam ledakan bom.

Belum ada yang bertanggung jawab atas ledakan yang terjadi di pusat perbelanjaan terbesar di Pakistan itu.

Peristiwa itu terjadi setelah beberapa hari yang lalu Taliban Pakistan menembak mati tiga petugas polisi dalam serangan di ibu kota Islamabad dan wilayah barat laut perbatasan dengan Afghanistan.

Minggu ini Taliban Pakistan memperingatakan bahwa mereka dapat melakukan lebih banyak serangan dala waktu dekat.

Perdana Menteri Imran Khan mengutuk pemboman itu, dirinya menyerukan agar pemerintah setempat untuk memberikan fasilitas medis bagi mereka yang terluka.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *