-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Pengadilan Inggris Mengizinkan Ekstradisi Julian Assange ke AS

Pendiri situs whistle-blowing WikiLeaks, tiba bersama tim hukumnya di Mahkamah Agung pada 1 Februari 2012 di London, Inggris. [Oli Scarff/Getty Images]
Pendiri situs whistle-blowing WikiLeaks, tiba bersama tim hukumnya di Mahkamah Agung pada 1 Februari 2012 di London, Inggris. [Oli Scarff/Getty Images]

DOXTIMES.COM – Pengadilan Inggris Royal Courts of Justice pada hari Jumat mengizinkan Julian Assange untuk di Ekstradisi ke Amerika Serikat, dan membatalkan keputusan pengadilan paling rendah bahwa kesehatan Assange tidak akan bisa bertahan di sistem peradilan pidana Amerika.

Julian Assange, 50, adalah pendiri WikiLeaks yang dicari Amerika Serikat atas tuduhan mengungkapkan informasi pertahanan nasional, di mana situs tersebut telah berhasil mengungkap ratusan ribu dokumen militer yang berkaitan dengan perang Afghanistan dan Irak 10 tahun lalu.

Pemerintah AS pada hari Jumat memenangkan banding terhadap kepada putusan pengadilan london yang mana sebelumnya memblokir ekstradisi pendiri WikiLeaks itu ke Amerika Serikat.

AS telah menentang keputusan yang dibuat sebelumnya pada Januari bahwa “Assange akan berisiko bunuh diri jika dia dipindahkan ke sistem peradilan negara itu.”.

Pada bulan Oktober, pengacara AS berpendapat bahwa hakim tidak memberikan pernyataan yang cukup untuk kesaksian kondisi mental Assange. Mereka juga meyakinkan bahwa Assange tidak akan ditahan dengan hukuman isolasi di Penjara Supermax federal, dan akan menerima perawatan yang sesuai.

Pengadilan Tinggi di London menerima keputusan jaminan AS bahwa dia akan diperlakukan secara “manusiawi” dan mengarahkan hakim pengadilan yang lebih rendah untuk mengirim permintaan ekstradisi ke menteri dalam negeri agar ditinjau.

Menteri Dalam Negeri akan membuat keputusan akhir apakah Julian Assange akan diekstradisi ke Amerika Serikat.

“Tidak ada alasan mengapa pengadilan ini tidak menerima jaminan sebagaimana yang mereka katakan,” kata putusan Pengadilan Tinggi di London.

“Tidak ada dasar untuk beransumsi bahwa AS tidak memberikan jaminan dengan itikad baik,” tambah putusan itu.

Partner Assange, Stella Moris mengatakan bahwa pengacara akan “mengajukan banding secepat mungkin”.

Saat ini Assange ditahan sejak 2019 di penjara Belmarsh di London Selatan dengan keamanan tingkat tinggi. Para pendukung berada di luar Pengadilan Tinggi dengan membawa spanduk bertuliskan kebebasan.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.