-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Lebih dari 100 Orang Tewas dan Terluka Dalam Serangan Udara di Penjara Yaman

Penghancuran di sebuah penjara di kubu pemberontak Houthi di Saada di Yaman utara setelah terkena serangan udara. [ Gambar via AFP]
Penghancuran di sebuah penjara di kubu pemberontak Houthi di Saada di Yaman utara setelah terkena serangan udara. [ Gambar via AFP]

DOXTIMES.COM – Lebih dari 100 orang Tewas dan Terluka dalam serangan udara koalisi pimpinan Saudi yang menargetkan sebuah penjara yang dikuasai pemberontak Houthi di Yaman pada hari Jumat (21/1/22).

Juru bicara Komite Internasional untuk Palang Merah di Yaman Bahseer Omar, mengatakan jumlah korban akan terus meningkat setelah serangan di Sadaa.

“Ada lebih dari 100 orang tewas dan terluka. Jumlahnya terus meningkat,” katanya menurut dua rumah sakit di Saada.

Serangan udara itu terjadi beberapa jam setelah sebuah serangan menghantam pusat telekomunikasi di kota pelabuhan Hodeida, dimana tempat tersebut merupakan kunci koneksi Internet Yaman sehingga menjadikan negara itu mengalami pemadaman nasional.

Dampak dari serangan di Hodeida membuat Yaman sepenuhnya offline, gangguan internet dimulai sekitar pukul 01:00 (waktu setempat) dan mempengaruhi TeleYemen, kata NetBlocks. Saat ini TeleYemen dijalankan oleh pemberontak Houthi yang telah menguasasi Sanaa sejak 2014.

“Yaman menghadapi runtuhnya konektivitas internet skala nasional setelah serangan udara di gedung telekomunikasi,” kata NetBlocks.

Saluran Berita Al-Masirah Houthi mengatakan bahwa serangan yang menargetkan gedung telekomunikasi menewaskan dan melukai orang. Tetapi sampai saat ini belum ada konfirmasi pasti berapa banyak orang yang terluka dalam serangan tersebut.

Rumah sakit di Saada saat ini telah menerima sekitar 200 orang yang terluka dalam serangan yang menargetkan sebuah penjara dan dilaporkan bahwa mereka sangat kewalahan untuk menerima pasien lagi, kata Doctors Without Borders, yang dikenal sebagai MSF.

“Dari apa yang saya dengar dari rekan saya di Saada, masih banyak mayat di lokasi serangan udara, banyak orang hilang,” kata kepala misi MSF di Yaman Ahmed Mahat, dalam sebuah pernyataan.

“Tidak mungkin untuk mengetahui berapa banyak orang yang terbunuh. Tampaknya itu adalah tindakan kekerasan yang mengerikan,” tambahnya.

Serangan itu terjadi lima hari setelah pemberontak Houthi mengklaim serangan udara menggunakan pesawat tak berawak dan rudal di dekat bandara Uni Emirat Arab yangmenewaskan setidaknya tiga orang.

Baca juga: Koalisi Pimpinan Saudi Melancarkan Serangan Udara di Sanaa Yaman

Baca juga: Koalisi Pimpinan Saudi Membantah Serangan di Penjara Yaman

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *