-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-
Eropa, News  

Rusia Menyalahkan Ukraina Atas Pemadaman Pembangkit Chernobyl

Pandangan umum menunjukkan struktur New Safe Confinement (NSC) di atas sarkofagus tua yang menutupi reaktor keempat yang rusak di pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl, di Chernobyl, Ukraina, 5 April 2017. [Gleb Garanich/Reuters]
Pandangan umum menunjukkan struktur New Safe Confinement (NSC) di atas sarkofagus tua yang menutupi reaktor keempat yang rusak di pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl, di Chernobyl, Ukraina, 5 April 2017. [Gleb Garanich/Reuters]

DOXTIMES.COM Rusia menyalahkan pasukan nasionalis Ukraina atas provokasi berbahaya dengan menyerang gardu induk dan saluran listrik yang menyediakan listrik untuk Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl, kata Kementerian Pertahanan Rusia. Sebelumnya pihak berwenang Ukraina menuduh Rusia atas pemadaman listrik dan dapat membahayakan Eropa.

“Saat ini pihak Ukraina sedang melakukan segala kemungkinan untuk menghindari organisasi pekerjaan perbaikan dan restorasi. Menurut pendapat kami, ini sekali lagi menegaskan karakter yang benar-benar disengaja dan provokatif dari tindakan kaum nasionalis,” kata Wakil Menteri Pertahanan Rusia Nikolai Pankov yang dikutip dari media pemerintah.

Penkov mengatakan bahwa spesialis Rusia telah memastikan bahwa pembangkit tersebut akan didukung generator diesel cadangan.

Sementara itu, Wakil Menteri Energi Rusia Pavel Sorokin mengatakan bahwa pembangkit itu dapat dihubungkan ke jaringan energi Belarusia untuk memastikan daya secara “permanen”.

“Kami ingin menekankan dan memperingatkan bahwa gangguan apa pun terhadap pekerjaan stasiun kompresor, atau provokasi terhadap mereka, adalah tanggung jawab pihak berwenang Ukraina. Ini adalah kewajiban kotrak mereka, itu adalah tanggung jawab pihak Ukraina,” kata Sorokin.

Pasukan Rusia menguasai Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl pada 24 Februari, beberapa jam setelah memasuki Ukraina, pertempuran dilaporkan terjadi beberapa hari setelah itu.

Menteri Energi Ukraina Herman Halushchenko mengatakan bahwa pembangkit listrik yang dinonaktifkan tidak menghasilkan listrik sendiri, dan memiliki kapasitas untuk mempertahankan daya secara mandiri melalui generator diesel.

Namun, Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba mengatakan bahwa sistem pendingin fasilitas penyimpanan bahan bakar nuklier bekas akan berhenti setelah generator cadangan tidak bekerja, hal itu akan membuat kebocoran radiasi.

Baca juga: Ukraina Peringatkan Resiko Kebocoran Radiasi Pembangkit Chernobyl

IAEA mengatakan bahwa tidak ada resiko keamanan di pembangkit listrik tersebut. Badan itu juga mengatakan bahwa beban termal dari kolam penyimpanan bahan bakar bekas dan volumen air pendingin sudah cukup untuk menghilangkan panas.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *