-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Fasilitas Penyimpanan Minyak Saudi Aramco Terkena Serangan Houthi

Pemandangan kebakaran di fasilitas penyimpanan minyak Saudi Aramco, setelah serangan, di Jeddah, Arab Saudi 25 Maret 2022. [Stringer/Reuters]
Pemandangan kebakaran di fasilitas penyimpanan minyak Saudi Aramco, setelah serangan, di Jeddah, Arab Saudi 25 Maret 2022. [Stringer/Reuters]

DOXTIMES.COM – Fasilitas penyimpanan minyak saudi Aramco di Jeddah terkena serangan pemberontak Houthi pada Jumat (25 Mar), menyebabkan kebakaran di dua tangki penyimpanan, menjelang acara balap formula 1 yang kemungkinan akan berlangsung selama akhir pekan.

Houthi Yaman mengatakan bahwa mereka telah melancarkan serangan terhadap fasilitas energi Saudi. Koalisi yang dipimpin Saudi mengatakan stasiun distribusi produk minyak raksasa Aramco di Jeddah telah diserang.

Gumpalan asap besar terlihat di atas kota Laut Merah tempat Grand Prix Arab Saudi berlangsung pada akhir pekan ini, kata saksi mata.

Houthi juga mengklaim telah menyerang ibu kota Saudi, Riyadh dan kota provinsi timur Dhahran, tempat Aramco.

Serangan tersebut menjadikan harga minyak melonjak, dengan naik hampir Rp1,7 juta per barel pada hari Jumat.

Dalam beberapa pekan terakhir dan menjelang gencatan senjata sementara selama Ramadhan, Houthi yang bersekutu dengan Iran telah meningkatkan serangan mereka terhadap fasilitas minyak Kerajaan.

Koalisi pimpinan Saudi berulang kali mengatakan sedang menahan diri dalam menghadapi serangan, tetapi tetap melancarikan operasi militer di Yaman pada Sabtu pagi, dengan mengatakan hal itu bertujuan untuk melindungi sumber energi global dan memastikan rantai pasokan.

Kementerian energi Saudi mengatakan Kerajaan mengutuk keras kejadian tersebut, menambahkan bahwa mereka tidak akan bertanggung jawab atas gangguan pasokan minyak global akibat serangan tersebut.

Kementerian telah menyalahkan Iran karena terus memasok persenjataan kepada Houthi dengan rudal balistk dan drone canggih, menegaskan bahwa serangan itu akan berdampak pada kapasitas produksi Kerajaan dan kewajibannya di pasar global.

Iran telah membantah mempersenjatai Houthi.

Koalisi pimpinan Saudi mengatakan bahwa serangan udara pada Sabtu menargetkan sumber ancaman di ibu kota Sanaa yang dikuasai Houthi dan kota pelabuhan Laut Merah Hodeidah.

Serangan itu terjadi saat Jeddah menjadi tuan rumah Formula 1 Grand Prix Arab Saudi. CEO Formula 1 Stefano Domenicali mengatakan kepada pembalap dan bos tim bahwa Grand Prix akan berjalan sesuai rencanan.

Berita ini masih akan kami kembangkan, Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.