-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-
Eropa, News  

Rusia: Pasokan Senjata Ukraina Mengancam Keamanan Eropa

Penerbang dan warga sipil dari Skuadron Pelabuhan Udara ke-436 menyusun amunisi, senjata, dan peralatan lainnya menuju Ukraina selama misi penjualan militer asing di Pangkalan Angkatan Udara Dover, AS, 21 Januari 2022. [Foto: AP Photo]
Penerbang dan warga sipil dari Skuadron Pelabuhan Udara ke-436 menyusun amunisi, senjata, dan peralatan lainnya menuju Ukraina selama misi penjualan militer asing di Pangkalan Angkatan Udara Dover, AS, 21 Januari 2022. [Foto: AP Photo]

DOXTIMES.COMRusia mengatakan Pasokan senjata Barat ke Ukraina menjadi ancaman bagi keamanan Eropa, menambahkan bahwa setiap upaya yang mengganggu negara itu akan mendapat tanggapan cepat dari Moskow.

“Dengan sendirinya, kecederungan untuk memompa senjata, termasuk senjata berat, ke Ukraina dan negara-negara lain adalah tindakan yang mengancam keamanan benua dan memprovokasi ketidakstabilan,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.

Peskov juga menanggapi pertanyaan yang dikeluarkan oleh Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss pada hari Rbau, yang mengatakan bahwa negara-negara yang menentang invasi Rusia harus menggandakan dukungan mereka, termasuk dengan memasok senjata berat, tank, dan pesawat ke Kyiv.

Diketahui Ukraina telah menerima bantuan militer senilai miliaran dolar dari sekutu Baratnya, termasuk dari Amerika Serikat dan NATO.

Baca juga:  Rusia Mengatakan Israel Mendukung neo-Nazi di Ukraina

Awalnya dukungan dimulai dengan memasok sebagian besar senjata infanteri defensif, tetapi sekarang bergeser menjadi artileri berat dan drone.

Amerika Serikat sendiri telah memberikan bantuan kepada Ukraina senilai USD 3 miliar sejak Rusia melancarkan invasi ke negara itu. Pada hari Kamis, presiden Amerika Serikat Joe Biden diperkirakan akan meminta lebih banyak dana kepada Kongres untuk mendukung militer Ukraina.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah memohon kepada para pendukung negaranya untuk memasok lebih banyak senjata berat untuk mencegah seragan Rusia, yang sekarang fokus di wilayah Donbas timur Ukraina.

Tetapi pada hari Rabu, Presiden Rusia Vladimir Putin telah memperingatakan tentang campur tangan asing dalam situasi tersebut.

Baca juga:  Duta Besar Rusia untuk Polandia Disiram Cat Merah di Warsawa

“Jika seseorang berniat untuk campur tangan dalam peristiwa yang sedang berlangsung dari luar, dan menciptakan ancaman strategis bagi Rusia yang tidak dapat kami terima, mereka harus tahu bahwa serangan balasan kami akan secepat kilat,” kata Putin kepada anggota parlemen di St Petersburg.

“Kami memiliki segala macam alat yang tidak dapat diperoleh Barat, dan kami tidak akan membanggakan senjata kami, tetapi kami akan menggunakannya jika perlu dan saya ingin semua orang tahu itu,” tambahnya.

Rusia juga mengatakan bahwa pasokan senjata ke Ukraina adalah target sah bagi militer Rusia.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.