-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Dibalik Protes yang Terjadi di Kazakhstan

Polisi anti huru hara berjalan untuk memblokir demonstran yang berkumpul selama protes di Almaty, Kazakhstan [Vladimir Tretyakov/AP Photo]
Polisi anti huru hara berjalan untuk memblokir demonstran yang berkumpul selama protes di Almaty, Kazakhstan [Vladimir Tretyakov/AP Photo]

DOXTIMES.COM – Protes yang jarang terjadi di Kazakhstan apalagi tahun baru ini, disaat orang-orang lebih memilih memanfaatkan hari libur umum mereka bersama keluarga. Namun pada tahun ini, 2 Januari menjadi awal dari protes yang terbesar di Kazakhstan sejak kemerdekaannya pada tahun 1991.

Pada hari Senin, Sebuah demonstrasi di kota barat Zhanaozen memprotes penggandaan harga bahan bakar gas cair (LPG) yang juga digunakan oleh sebagian besar orang Kazakhstan sebagai bahan bakar Mobil.

Kenaikan terjadi ketika negara itu menyelesaikan transisi bertahap ke perdagangan elektronik untuk LPG, untuk menghentikan subsidi negara untuk bahan bakar dan membiarkan pasar mendikte harga.

Menjelang beberapa hari kemudian, protes telah meluas ke kota-kota besar dan pedesaan di Kazakhstan.

Meskipun pemerintah pada hari Selasa sudah mengumumkan bahwa harga bahan bakar akan diturunkan dari kenaikan sebelumya, dan pada hari Rabu Presiden Kassym-Jomart Tokayev memecat kabinetnya, protes masih tetap berlanjut.

“Tokayev dan pemerintah mungkin membahas situasi sosial dan ekonomi di negara itu dan mereka mungkin memutuskan untuk menaikkan gaji dan pembayaran sosial dengan harapan hal itu akan meredakan ketegangan. Tetapi pada akhirnya semua orang mengerti bahwa reformasi tidak akan nyata,” kata seorang aktivis politik Kazakhstan yang berbasis di Kyiv, Daniyar Khassenov.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.