-Gulirkan kebawah untuk melanjutkan-

Polisi Israel Dikecam Atas Laporan Penggunaan Spyware Pegasus

Polisi Israel Dikecam Atas Laporan Penggunaan Spyware Pegasus. [Amir Cohen / Reuters]
Polisi Israel Dikecam Atas Laporan Penggunaan Spyware Pegasus. [Amir Cohen / Reuters]

DOXTIMES.COM – Parlemen Israel meminta penjelasan dari polisi atas laporan penggunaan spyware Pegasus oleh pasukannya terhadap warga. kata seorang legislator senior.

Harian keuangan Calcalist melaporkan bahwa polisi telah memiliki spyware Pegasus buatan NSO Group Israel. Calcalist mengatakan pihak kepolisian menggunakannya terhadap target, termasuk pemimpin protes anti-pemerintah.

Sekretaris polisi Kobi Shabutai menanggapi laporan tersebut, mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan teknologi siber pihak ketiga, tetapi dirinya tidak mengonfirmasi tentang penggunakan Pegasus.

Shabutai mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa semua kegiatan pengawasan tersebut dilakukan sesuai dengan hukum.

Menurut surat kabar yang beredar, polisi menggunakan spyware untuk menargetkan pemimpin protes yang menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada tahun lalu.

Anggta Kongres Meirav Ben Ari mengatakan Komisi Keamanan Publik Parlemen akan melaksanakan sidan paling cepat minggu depan untuk menanyakan kepada polisi atas dugaan dari laporan Calcalist tersebut.

“Hari ini, banyak anggota parlemen yang mendekati saya. Ini adalah peristiwa yang sangat menjengkelkan meningkatkan kekhawatiran tentang pelanggaran privasi dan demokrasi secara keseluruhan,” kata Ben Ali, menembahkan bahwa “Polisi menjelasan kepada saya setiap kali saya datang ke persidangan”.

Laporan tersebut menjadikan Israel semakin ditekan oleh berbagai pihak, menyusul tuduhan penyalahgunaan spyware Pegasus oleh beberapa klien pemerintah asing untuk memata-matai aktivis hak asasi manusia, jurnalis, dan politisi.

Ikuti Twitter dan Instagram kami.

Bergabunglah dengan kami di Grup Telegram "Dox Times", dengan klik link berikut: https://t.me/doxtimes, lalu tekan join. Anda harus install aplikasi Telegram di ponsel terlebih dahulu, untuk mendapatkan notifikasi berita terbaru dan breaking news setiap hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.